AS Desak Ukraina Tak Terpaku Bela Kota Bakhmut, Ada Ancaman Lebih Besar

Minggu, 22 Januari 2023 - 01:01 WIB
loading...
A A A
Dalam laporan serupa pada Jumat, Reuters juga secara tidak langsung mengutip seorang pejabat senior pemerintahan Biden yang menasihati Kiev untuk menunggu “sampai pasokan terbaru persenjataan AS tersedia dan pelatihan telah diberikan”.

Nasihat itu tampaknya mengacu pada paket senjata senilai USD2,5 miliar yang disetujui di Washington pekan ini.

Bantuan tersebut mencakup sejumlah besar peluru artileri, amunisi untuk platform roket multi-peluncuran HIMARS yang dipasok AS, dan, untuk pertama kalinya, kendaraan tempur Stryker, tetapi tidak ada tank.

Sejumlah kecil tentara Ukraina juga menjalani pelatihan di pangkalan AS di Jerman, dengan beberapa belajar bagaimana mengoperasikan baterai pertahanan rudal Patriot yang diotorisasi untuk Kiev pada bulan Desember.

Pejabat itu diduga mengatakan senjata Barat yang akan dibutuhkan untuk "pasukan ofensif bergerak" untuk pertempuran di masa depan saat ini "mengalir ke Ukraina".

Menurut laporan Reuters, sumber itu menambahkan, “Kiev tidak boleh menyia-nyiakan sumber dayanya yang terbatas pada target yang tidak penting secara strategis.”

Sementara banyak pers Barat, termasuk outlet seperti PBS, NBC, CBS, New York Times, dan lainnya, telah berulang kali menganggap kota itu sebagai pusat kepentingan strategis utama, pejabat AS telah menyuarakan pandangan yang sama sekali berbeda dalam beberapa hari terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Eks Panglima Militer...
Eks Panglima Militer Ukraina: Hampir Tak Ada Peluang Bertahan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved