Perang Rusia-Ukraina Memanas, AS dan Inggris Dilaporkan Kerahkan Sniper

Sabtu, 21 Januari 2023 - 15:15 WIB
loading...
Perang Rusia-Ukraina...
Di tengah perang Rusia-Ukraina yang terus memanas, AS dan Inggris dilaporkan mengerahkan sniper tentara bayaran ke dekat wilayah Kherson. Foto/US Air Force
A A A
KHERSON - Di tengah perang Rusia-Ukraina yang terus memanas, Amerika Serikat (AS) dan Inggris dilaporkan telah mengerahkan sniper tentara bayaran ke Pulau Potemkin di dekat Kherson.

Sumber penegak hukum Rusia, yang mendapat informasi dari prajurit Ukraina, mengatakan para sniper itu dikerahkan untuk membunuh warga sipil berpenutur bahasa Rusia agar dianggap sebagai korban agresi tentara Moskow.

"Menurut informasi yang diterima dari sumber di Angkatan Bersenjata Ukraina, sekelompok tentara bayaran Amerika-Inggris, sebagian besar sniper, pergi ke Pulau Bolshoy Potemkin di wilayah Kherson untuk meneror penduduk berbahasa Rusia," kata sumber tersebut kepada Sputnik, Sabtu (21/1/2023).

Baca juga: Perang Lawan Tentara Rusia, Pasukan Elite Navy SEAL AS Tewas di Ukraina

"Korban pembunuhan tentara bayaran [kemudian] dianggap sebagai korban yang dibunuh oleh tentara Rusia," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Jeda Hidrasi Piala Dunia...
Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026: Demi Pemain atau Senjata Rahasia Pelatih?
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved