Heboh Sistem Rudal Siaga di Atap Gedung-gedung Moskow, Kremlin Bungkam
Sabtu, 21 Januari 2023 - 14:35 WIB
loading...
Sistem rudal Pantsir-S1 disiagakan di atap gedung Kementerian Pertahanan Rusia di Moskow di tengah perang yang sedang berlangsung di Ukraina. Foto/pravda.com.ua
A
A
A
MOSKOW - Kremlin memilih bungkam soal kehebohan penyiagaan sistem rudal di atap gedung-gedung Moskow. Pemandangan tak biasa itu diduga sebagai persiapan untuk mempertahankan diri jika Ibu Kota Rusia diserang di tengah perang yang berlangsung di Ukraina .
Gambar-gambar yang ramai beredar di media sosial menunjukkan sistem anti-pesawat mobile Pantsir-S1 siaga di atap sebuah gedung di pusat kota Moskow, sekitar 2 km (1,2 mil) timur Kremlin.
Sistem Pantsir-S1 juga terlihat dipasang di atap gedung Kementerian Pertahanan yang terletak di sepanjang jalan Sungai Moskva di seberang Taman Gorky.
Baca juga: Rusia Dilaporkan Pasang Pertahanan Udara di Atap Gedung Moskow, Ada Apa?
Ditanya apakah Rusia khawatir Moskow bisa menjadi target serangan, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov merujuk pertanyaan ke Kementerian Pertahanan.
“Mereka bertanggung jawab untuk memastikan keamanan negara pada umumnya dan ibu kota pada khususnya, oleh karena itu lebih baik bertanya kepada Kementerian Pertahanan tentang semua tindakan yang diambil,” kata Peskov kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Sabtu (21/1/2023).
Gambar-gambar yang ramai beredar di media sosial menunjukkan sistem anti-pesawat mobile Pantsir-S1 siaga di atap sebuah gedung di pusat kota Moskow, sekitar 2 km (1,2 mil) timur Kremlin.
Sistem Pantsir-S1 juga terlihat dipasang di atap gedung Kementerian Pertahanan yang terletak di sepanjang jalan Sungai Moskva di seberang Taman Gorky.
Baca juga: Rusia Dilaporkan Pasang Pertahanan Udara di Atap Gedung Moskow, Ada Apa?
Ditanya apakah Rusia khawatir Moskow bisa menjadi target serangan, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov merujuk pertanyaan ke Kementerian Pertahanan.
“Mereka bertanggung jawab untuk memastikan keamanan negara pada umumnya dan ibu kota pada khususnya, oleh karena itu lebih baik bertanya kepada Kementerian Pertahanan tentang semua tindakan yang diambil,” kata Peskov kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Sabtu (21/1/2023).
Lihat Juga :