Rusia Dilaporkan Pasang Pertahanan Udara di Atap Gedung Moskow, Ada Apa?
Jum'at, 20 Januari 2023 - 17:48 WIB
loading...
Sistem pertahanan rudal Pantsir-S1 Rusia. Foto/Arctic Today
A
A
A
MOSKOW - Rusia dilaporkan telah menempatkan sejumlah sistem pertahanan udara di atas beberapa gedung yang ada di Moskow. Ini dilakukan saat Kremlin memperingatkan bahwa Ukraina yang memperoleh senjata jarah jauh dapat meningkatkan perang.
Gambar dan video tentang apa yang dikatakan sebagai sistem pertahanan udara Pantsir-S1 terlihat di atap beberapa gedung Moskow beredar di Twitter.
Anggota senior di Program Eurasia Lembaga Penelitian Kebijakan Luar Negeri dan gelar Ph.D. mahasiswa di Departemen Studi Perang King's College London, Rob Lee mentweet bahwa sistem dipasang di gedung administrasi di Moskow dan di Pusat Manajemen Pertahanan Nasional Kementerian Pertahanan Rusia.
Laporan penambahan pertahanan udara baru di Moskow datang pada hari yang sama ketika juru bicara Kremlin Dmitry Peskov memperingatkan konflik akan menjadi eskalasi jika negara-negara Barat memberi Ukraina senjata jarak jauh.
Baca: Gereja Ortodoks Keluarkan Peringatan Kiamat Jika Rusia Hancur
"Berpotensi, ini sangat berbahaya, itu berarti membawa konflik ke tingkat yang sama sekali baru, yang tentu saja tidak akan menjadi pertanda baik dari sudut pandang keamanan global dan pan-Eropa," kata Peskov kepada wartawan, menurut Agence France-Presse.
Gambar dan video tentang apa yang dikatakan sebagai sistem pertahanan udara Pantsir-S1 terlihat di atap beberapa gedung Moskow beredar di Twitter.
Anggota senior di Program Eurasia Lembaga Penelitian Kebijakan Luar Negeri dan gelar Ph.D. mahasiswa di Departemen Studi Perang King's College London, Rob Lee mentweet bahwa sistem dipasang di gedung administrasi di Moskow dan di Pusat Manajemen Pertahanan Nasional Kementerian Pertahanan Rusia.
Laporan penambahan pertahanan udara baru di Moskow datang pada hari yang sama ketika juru bicara Kremlin Dmitry Peskov memperingatkan konflik akan menjadi eskalasi jika negara-negara Barat memberi Ukraina senjata jarak jauh.
Baca: Gereja Ortodoks Keluarkan Peringatan Kiamat Jika Rusia Hancur
"Berpotensi, ini sangat berbahaya, itu berarti membawa konflik ke tingkat yang sama sekali baru, yang tentu saja tidak akan menjadi pertanda baik dari sudut pandang keamanan global dan pan-Eropa," kata Peskov kepada wartawan, menurut Agence France-Presse.
Lihat Juga :