Rusia: Ukraina Dapat Menang Perang Itu Delusi Dramatis dari Barat!

Jum'at, 20 Januari 2023 - 22:25 WIB
loading...
Rusia: Ukraina Dapat...
Rusia sebut gagasan bahwa Ukraina dapat menang perang adalah delusi dramatis dari Barat. Foto/REUTERS/Clodagh Kilcoyne
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia mengatakan pada Jumat (20/1/2023) bahwa gagasan Ukraina dapat memenangkan perang dengan pasokan tank tambahan adalah delusi yang dramatis dari negara-negara Barat. Menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, komunitas Barat akan menyesali delusinya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pemerintahnya mengharapkan keputusan kuat dari para pemimpin pertahanan anggota NATO dan negara-negara lain yang bertemu pada hari Jumat untuk membahas peningkatan kemampuan Kiev menghadapi pasukan Moskow dengan tank tempur modern.

"Kami telah berulang kali mengatakan bahwa pasokan seperti itu tidak akan mengubah apa pun secara mendasar, tetapi akan menambah masalah bagi Ukraina dan rakyat Ukraina," kata Peskov kepada wartawan, seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Ukraina Desak Barat Segera Kirim Tank dan Sistem Pertahanan Udara ke Kiev

Ditanya apakah pasokan senjata yang semakin canggih ke Ukraina berarti bahwa konflik meningkat, dia berkata: “Anda benar sekali, itu benar-benar berkembang dalam spiral ke atas. Kami melihat keterlibatan negara-negara NATO secara tidak langsung dan terkadang langsung dalam konflik ini."

“Kami melihat pengabdian pada delusi dramatis bahwa Ukraina dapat berhasil di medan perang. Ini adalah delusi dramatis dari komunitas Barat yang akan lebih dari sekali menyebabkan penyesalan, kami yakin akan hal itu," ujarnya.

Peskov mengatakan cara untuk mencegah eskalasi lebih lanjut adalah dengan memperhatikan keprihatinan strategis yang diungkapkan Rusia pada akhir 2021, beberapa minggu sebelum mengirim angkatan bersenjatanya ke Ukraina.

Rusia mengatakan harus bertindak untuk melindungi para penutur bahasa Rusia di Ukraina timur dari penganiayaan, dan untuk mencegah Barat yang agresif menggunakan Ukraina untuk mengancam Rusia.

Kiev dan negara-negara Barat mengatakan itu adalah dalih tak berdasar untuk perampasan tanah gaya kekaisaran.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
SPMB Jakarta 2026 Resmi...
SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Pemilihan Sekolah
Isak-Gyokeres Mengamuk,...
Isak-Gyokeres Mengamuk, Swedia Gilas Tunisia dan Rebut Takhta Grup F
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Berita Terkini
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved