Dubes Rusia untuk AS: Moskow Akan Hancurkan Semua Senjata Barat
Kamis, 19 Januari 2023 - 19:33 WIB
loading...
AS akan mengirimkan 50 kendaraan tempur Bradley ke Ukraina. Foto/Iustrasi
A
A
A
WASHINGTON - Tentara Rusia akan menghancurkan semua senjata yang dikirim negara-negara Barat ke pasukan Ukraina . Hal itu diungkapkan Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat (AS) Anatoly Antonov.
Ketika diminta untuk mengomentari pernyataan juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price tentang kemungkinan pasukan keamanan Kiev menyerang Crimea dengan senjata Amerika, dia menjawab:
“Ini harus menjadi jelas bagi semua orang: tidak peduli senjata apa yang Amerika atau NATO berikan kepada rezim (Presiden Ukraina Vladimir) Zelensky, kami akan menghancurkan mereka. Ini adalah kasus selama Perang Patriotik Hebat, ini akan menjadi kasus sekarang," ujar Antonov.
Baca: Sudah Habisi 83 Wanita, Pembunuh Berantai Rusia Minta Dibebaskan untuk Perang di Ukraina
"Kemunculan tank-tank bersimbol Nazi di wilayah bekas Uni Soviet secara tegas bertujuan kami menggulingkan rezim neo-Nazi di Ukraina dan menciptakan kondisi normal di wilayah tersebut untuk hubungan bertetangga yang baik antar masyarakat, seperti di masa lalu," imbuhnya seperti dikutip dari kantor berita Rusia, TASS, Kamis (19/1/2023).
Ketika diminta untuk mengomentari pernyataan juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price tentang kemungkinan pasukan keamanan Kiev menyerang Crimea dengan senjata Amerika, dia menjawab:
“Ini harus menjadi jelas bagi semua orang: tidak peduli senjata apa yang Amerika atau NATO berikan kepada rezim (Presiden Ukraina Vladimir) Zelensky, kami akan menghancurkan mereka. Ini adalah kasus selama Perang Patriotik Hebat, ini akan menjadi kasus sekarang," ujar Antonov.
Baca: Sudah Habisi 83 Wanita, Pembunuh Berantai Rusia Minta Dibebaskan untuk Perang di Ukraina
"Kemunculan tank-tank bersimbol Nazi di wilayah bekas Uni Soviet secara tegas bertujuan kami menggulingkan rezim neo-Nazi di Ukraina dan menciptakan kondisi normal di wilayah tersebut untuk hubungan bertetangga yang baik antar masyarakat, seperti di masa lalu," imbuhnya seperti dikutip dari kantor berita Rusia, TASS, Kamis (19/1/2023).
Lihat Juga :