Uni Eropa Setujui Bantuan Militer Tambahan untuk Ukraina

Selasa, 13 Desember 2022 - 03:40 WIB
Pelabuhan Odesa di Laut Hitam Ukraina pada hari Senin melanjutkan operasi yang ditangguhkan setelah Rusia menggunakan drone buatan Iran pada hari Sabtu untuk menyerang dua fasilitas energi. “Listrik perlahan dipulihkan ke sekitar 1,5 juta orang, tetapi situasinya tetap sulit,” kata operator jaringan nasional Ukrenergo, seperti dikutip dari Reuters.

Baca: Lawan Drone Rusia, AS Janji Perkuat Pertahanan Udara Ukraina

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, daerah lain yang mengalami kondisi "sangat sulit" dengan pasokan listrik termasuk ibu kota Kiev dan wilayah Kiev serta empat wilayah di Ukraina barat dan wilayah Dnipropetrovsk di tengah negara.

Pemerintah wilayah Kiev mengatakan 14 permukiman di sana masih belum mendapat aliran listrik dan 37 lainnya sebagian tanpa aliran listrik. Tidak ada laporan tentang pemogokan baru atau pemadaman listrik semalam hingga Senin.

Kepala bantuan PBB Martin Griffiths tiba di Ukraina pada Senin untuk melihat "dampak dari respons kemanusiaan dan tantangan baru yang muncul saat kerusakan infrastruktur meningkat di tengah suhu musim dingin yang membekukan", kata kantornya.

Dalam pembaruan hariannya tentang situasi militer, Staf Umum Ukraina mengatakan pasukannya telah memukul mundur serangan Rusia di empat permukiman di wilayah Donetsk timur dan delapan permukiman di wilayah Luhansk yang berdekatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!