Media Pemerintah Iran Tepis Pembubaran Polisi Moral
Senin, 05 Desember 2022 - 08:48 WIB
Menurut kantor berita ISNA, Montazeri ditanyai oleh salah satu peserta konferensi “mengapa polisi moralitas ditutup,” yang ditanggapi oleh Montazeri: “Polisi moralitas tidak ada hubungannya dengan peradilan dan ditutup oleh orang yang mendirikannya.”
“Meski tentu saja, kejaksaan akan terus memantau perilaku sosial masyarakat,” imbuh dia.
Al-Alam, dalam laporannya, menembahkan: “Tidak ada pejabat di Republik Islam Iran yang mengonfirmasi penutupan polisi moralitas.”
Kesimpulan utama dari komentar Montazeri, kata Al-Alam, adalah bahwa polisi moralitas tidak ada hubungannya dengan peradilan.
“Beberapa media asing telah mencoba mengkarakterisasi pernyataan jaksa agung sebagai penarikan Republik Islam dari (hukum) jilbabnya dan dipengaruhi oleh kerusuhan baru-baru ini,” imbuh laporan tersebut.
“Meski tentu saja, kejaksaan akan terus memantau perilaku sosial masyarakat,” imbuh dia.
Al-Alam, dalam laporannya, menembahkan: “Tidak ada pejabat di Republik Islam Iran yang mengonfirmasi penutupan polisi moralitas.”
Kesimpulan utama dari komentar Montazeri, kata Al-Alam, adalah bahwa polisi moralitas tidak ada hubungannya dengan peradilan.
“Beberapa media asing telah mencoba mengkarakterisasi pernyataan jaksa agung sebagai penarikan Republik Islam dari (hukum) jilbabnya dan dipengaruhi oleh kerusuhan baru-baru ini,” imbuh laporan tersebut.
Lihat Juga :