Ukraina: Rusia Mengaku Butuh 5 Juta Tentara untuk Menang Perang
Sabtu, 26 November 2022 - 03:14 WIB
Gromov mengatakan dokumen tersebut menguraikan masalah yang dihadapi pasukan Moskow seperti kekurangan rantai komando, kurangnya disiplin dan senjata yang ketinggalan zaman.
"Dokumen itu juga menyatakan bahwa tidak ada perang seperti itu selama lebih dari 80 tahun, dan agar Rusia dapat meraih kemenangan, komposisi jumlah tentaranya harus sekitar 5 juta prajurit," kata Gromov, seperti dikutip oleh kantor berita negara Ukraina, Ukrinform, Sabtu (26/11/2022).
Menurut laporan Ukrinform, ini mungkin berarti bahwa gelombang mobilisasi berikutnya dan pemberlakuan darurat militer di Rusia akan terjadi "dalam waktu dekat".
Menurut Statista, total personel Angkatan Bersenjata Rusia berjumlah sekitar 2 juta.
Ketika ditanya apa tanggapan Ukraina untuk menghadapi tentara Rusia yang lebih besar, Gromov mengatakan: "Pekerjaan seperti itu sedang berlangsung dan perhitungan dilakukan hampir setiap hari."
Kementerian Pertahanan Rusia belum berkomentar atas bocornya dokumen yang diungkap militer Ukraina.
Pada hari Jumat, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak laporan bahwa akan ada mobilisasi lagi untuk merekrut tentara cadangan setelah publikasi online Pravda.ru mengatakan bahwa Putin akan mengajukan banding pada akhir tahun 2022 untuk draf nasional.
"Dokumen itu juga menyatakan bahwa tidak ada perang seperti itu selama lebih dari 80 tahun, dan agar Rusia dapat meraih kemenangan, komposisi jumlah tentaranya harus sekitar 5 juta prajurit," kata Gromov, seperti dikutip oleh kantor berita negara Ukraina, Ukrinform, Sabtu (26/11/2022).
Menurut laporan Ukrinform, ini mungkin berarti bahwa gelombang mobilisasi berikutnya dan pemberlakuan darurat militer di Rusia akan terjadi "dalam waktu dekat".
Menurut Statista, total personel Angkatan Bersenjata Rusia berjumlah sekitar 2 juta.
Ketika ditanya apa tanggapan Ukraina untuk menghadapi tentara Rusia yang lebih besar, Gromov mengatakan: "Pekerjaan seperti itu sedang berlangsung dan perhitungan dilakukan hampir setiap hari."
Kementerian Pertahanan Rusia belum berkomentar atas bocornya dokumen yang diungkap militer Ukraina.
Pada hari Jumat, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak laporan bahwa akan ada mobilisasi lagi untuk merekrut tentara cadangan setelah publikasi online Pravda.ru mengatakan bahwa Putin akan mengajukan banding pada akhir tahun 2022 untuk draf nasional.
Lihat Juga :