Ditekan AS, WHO Dilaporkan Bersiap Umumkan Nama Baru Monkeypox
Rabu, 23 November 2022 - 19:15 WIB
Penyakit ini menarik perhatian media global tahun ini setelah mempengaruhi puluhan ribu orang di Amerika Utara dan Eropa. Meskipun secara teknis bukan infeksi menular seksual, penyakit ini sebagian besar menyebar melalui kontak kulit dan mukosa, dan sangat mempengaruhi pria gay.
Data WHO menunjukkan bahwa sebagian besar kasus yang tercatat terjadi di sebuah pesta dengan kontak seksual.
Pejabat Amerika Serikat (AS) telah mengklaim bahwa nama monkeypox menghambat upaya vaksinasi, terutama di kalangan orang kulit berwarna.
Baca: Cegah Penyebaran Cacar Monyet, Pejabat China: Jangan Sentuh Orang Asing!
Virus ini pertama kali diidentifikasi pada monyet kera pada akhir 1950-an, yang menjadi pemberian nama penyakit itu. Patogen ini dikaitkan dengan penyakit manusia hanya pada tahun 1970 di tempat yang sekarang menjadi Republik Demokratik Kongo, dan secara historis tetap endemik di Afrika Barat dan Tengah.
Data WHO menunjukkan bahwa sebagian besar kasus yang tercatat terjadi di sebuah pesta dengan kontak seksual.
Pejabat Amerika Serikat (AS) telah mengklaim bahwa nama monkeypox menghambat upaya vaksinasi, terutama di kalangan orang kulit berwarna.
Baca: Cegah Penyebaran Cacar Monyet, Pejabat China: Jangan Sentuh Orang Asing!
Virus ini pertama kali diidentifikasi pada monyet kera pada akhir 1950-an, yang menjadi pemberian nama penyakit itu. Patogen ini dikaitkan dengan penyakit manusia hanya pada tahun 1970 di tempat yang sekarang menjadi Republik Demokratik Kongo, dan secara historis tetap endemik di Afrika Barat dan Tengah.
Lihat Juga :