Pemilu Malaysia: Anwar Ibrahim Unggul, Mahathir Mohamad Kalah Mengejutkan

Minggu, 20 November 2022 - 05:50 WIB
Kubu aliansi pemimpin oposisi Anwar Ibrahim unggul dengan 50 kursi, sementara aliansi Muhyiddin berada di urutan kedua dengan 48 kursi.

Koalisi Barisan Nasional yang tercemar korupsi, yang memerintah Malaysia sejak kemerdekaannya dari Inggris hingga 2018, masih dapat kembali berkuasa tergantung pada aliansi pasca-pemilu.

Menurut Komisi Pemilu, Mahathir berada di urutan keempat dalam pertarungan lima arah di daerah pemilihannya yang telah lama dipegangnya di pulau resor liburan Langkawi.

Ketika orang Malaysia pergi untuk memilih di negara yang telah memiliki tiga perdana menteri dalam beberapa tahun terakhir, jajak pendapat memperkirakan aliansi Anwar akan mengambil kursi terbanyak di Parlemen tetapi akan gagal mencapai mayoritas yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan.

Tapi aliansi baru Muhyiddin, yang mencakup partai konservatif Melayu-sentris dan partai Islam yang menggembar-gemborkan hukum Islam, mendapat keuntungan besar.

Perikatan Nasional pimpinan Muhyiddin adalah mitra junior dalam pemerintahan koalisi Ismail. Jika hasilnya sama-sama kecil, keduanya bisa bersatu lagi untuk mengadang Anwar.

Jika Anwar meraih jabatan tertinggi, itu akan menjadi perjalanan yang luar biasa bagi seorang politisi yang, dalam 25 tahun, telah beralih dari pewaris kursi perdana menteri menjadi seorang tahanan yang dihukum karena tuduhan sodomi, dan kemudian menjadi tokoh oposisi terkemuka negara itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!