Sama-sama Pesaing Jet Siluman F-35 AS, Su-57 Rusia dan J-20 China Gabung di Zhuhai Airshow

Rabu, 09 November 2022 - 00:44 WIB
Mikheev juga mengatakan bahwa keterlibatan tersebut akan menghasilkan kesepakatan baru yang saling menguntungkan dan memungkinkan Rusia untuk mengidentifikasi area yang menarik untuk kerja sama di sektor teknologi tinggi.

Acara tersebut, yang telah menarik minat para penggemar penerbangan, akan mencakup pesawat J-20 generasi kelima China. Pameran pesawat tempur Su-57 Rusia akan semakin meningkatkan popularitas acara tersebut.

Namun, ada kemungkinan bahwa hanya mockup pesawat Su-57 yang akan dipajang di pameran udara tersebut. Tapi, ini bisa menjadi peluang besar bagi pembuat pesawat Rusia untuk memamerkan produk-produk mutakhirnya.

Upaya Rusia untuk mengembangkan Su-57 dimulai pada akhir 2000-an tetapi menemui banyak kegagalan. Misalnya, selama penerbangan uji pada tahun 2010, badan pesawat mengalami retakan, yang memaksa para perancang untuk memulai kembali dengan bahan komposit baru dan desain pesawat yang lebih baik.

Satu pesawat jatuh saat pengujian pada 2019, dan program yang dijadwalkan memasuki produksi serial pada 2017, akhirnya mengirimkan pesawat pertama pada 2021.

Su-57 dirancang dan di-upgrade oleh Biro Desain Sukhoi di United Aircraft Corporation (UAC), sebuah divisi dari perusahaan teknologi milik negara Rostec. Penerbangan pertama dari model yang di-upgrade berlangsung selama 56 menit di landasan pacu Gromov Flight Testing Institute.

Penerbangan tersebut menguji peralatan onboard tambahan yang akan mendukung pilot dengan kecerdasan buatan (AI). Su-57M, yang memulai debutnya bulan lalu, adalah versi upgrade yang dilaporkan memungkinkan untuk pemasangan mesin tahap kedua.

Menurut laporan EurAsian Times, UAC telah memasang mesin "Izdeliye 30", yang menghasilkan lebih banyak daya dorong daripada mesin asli Su-57, AL-41F-1.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!