Profil Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg
Selasa, 08 November 2022 - 16:21 WIB
Jens Stoltenberg didapuk sebagai Sekretaris Jenderal NATO sejak Oktober 2014. Mandatnya telah diperpanjang hingga akhir September 2023. Di bawah kepemimpinan Stoltenberg, NATO mengimplementasikan pertahanan kolektif dengan kekuatan terbesar sejak Perang Dingin. Selain itu, ia mengerahkan pasukan tempur NATO di bagian timur Aliansi, serta meningkatkan kesiapan pasukannya. Hal ini merupakan respons NATO terhadap lingkungan keamanan yang semakin menantang. Seraya mempertahankan dialog dengan Rusia, Stoltenberg menekankan pada pencegahan dan pertahanan yang kredibel.
Sebelum mencapai kariernya saat ini, Jens Stoltenberg pernah bekerja sebagai jurnalis di surat kabar Arbeiderblad. Pada 1981, ia memutuskan untuk meninggalkan karier jurnalistiknya dan menjadi politisi di Partai Buruh. Empat tahun kemudian, Stoltenberg dipercaya sebagai pimpinan Liga Pemuda Buruh hingga tahun 1989. Setelah itu, ia dipercaya untuk menjabat sejumlah posisi penting, seperti:
Baca: NATO Tak Terima Jika Iran Pasok Rudal Balistik ke Rusia untuk Gempur Ukraina
- Sekretaris Negara di Kementerian Lingkungan Hidup (1990-1991)
- Anggota Parlemen (1991-2014)
- Menteri Perindustrian dan Energi (1993-1996)
Sebelum mencapai kariernya saat ini, Jens Stoltenberg pernah bekerja sebagai jurnalis di surat kabar Arbeiderblad. Pada 1981, ia memutuskan untuk meninggalkan karier jurnalistiknya dan menjadi politisi di Partai Buruh. Empat tahun kemudian, Stoltenberg dipercaya sebagai pimpinan Liga Pemuda Buruh hingga tahun 1989. Setelah itu, ia dipercaya untuk menjabat sejumlah posisi penting, seperti:
Baca: NATO Tak Terima Jika Iran Pasok Rudal Balistik ke Rusia untuk Gempur Ukraina
- Sekretaris Negara di Kementerian Lingkungan Hidup (1990-1991)
- Anggota Parlemen (1991-2014)
- Menteri Perindustrian dan Energi (1993-1996)
Lihat Juga :