Kisah Pembantaian dan Terusirnya Suku Indian di Tanah Amerika
Jum'at, 04 November 2022 - 20:10 WIB
Namun, di tengah kondisi sulit, mereka tidak tinggal diam. Orang Lakota mulai menginisiasi untuk melancarkan serangan lewat hal yang unik. Hal unik tersebut yaitu, Ghost Dance atau Tarian Hantu yang meresahkan orang-orang kulit putih.
Gerakan Ghost Dance yang pertama kali muncul di Nevada sekitar pada tahun 1870, mendapatkan popularitas di kalangan Lakota setelah kebangkitannya pada tahun 1889 oleh tokoh keagamaan, Paiute Wovoka.
Saat gerakan Ghost Dance menyebar, para kolonis kulit putih yang ketakutan, percaya bahwa itu adalah awal dari pemberontakan bersenjata. Mereka menggambarkan bahwa orang Indian atau Lakota menari di salju dengan liar dan juga gila.
Baca: Mengenal Suku Indian Amerika yang Disingkirkan Pendatang Kulit Putih
Pemerintah akhirnya mengeluarkan larangan melakukan tarian tersebut dan mengerahkan pasukan bersenjata Angkatan Darat AS menuju Dakota, permukiman orang Lakota. Di tepi Wounded Knee, kavaleri bersenjata mengangkat moncong senjatanya.
Melihat tindakan Angkatan Darat yang mengepung permukiman Lakota, seorang dukun Lakota malah menggencarkan Ghost Dance untuk membendung penyerbuan kolonis kulit putih. Pada saat seorang tentara berusaha merebut senjata dari tangan seorang Lakota, sebuah tembakan tiba-tiba terdengar.
Gerakan Ghost Dance yang pertama kali muncul di Nevada sekitar pada tahun 1870, mendapatkan popularitas di kalangan Lakota setelah kebangkitannya pada tahun 1889 oleh tokoh keagamaan, Paiute Wovoka.
Saat gerakan Ghost Dance menyebar, para kolonis kulit putih yang ketakutan, percaya bahwa itu adalah awal dari pemberontakan bersenjata. Mereka menggambarkan bahwa orang Indian atau Lakota menari di salju dengan liar dan juga gila.
Baca: Mengenal Suku Indian Amerika yang Disingkirkan Pendatang Kulit Putih
Pemerintah akhirnya mengeluarkan larangan melakukan tarian tersebut dan mengerahkan pasukan bersenjata Angkatan Darat AS menuju Dakota, permukiman orang Lakota. Di tepi Wounded Knee, kavaleri bersenjata mengangkat moncong senjatanya.
Melihat tindakan Angkatan Darat yang mengepung permukiman Lakota, seorang dukun Lakota malah menggencarkan Ghost Dance untuk membendung penyerbuan kolonis kulit putih. Pada saat seorang tentara berusaha merebut senjata dari tangan seorang Lakota, sebuah tembakan tiba-tiba terdengar.
Lihat Juga :