Rusia Sebut 5 Kekuatan Nuklir Dunia di Ambang Perang Habis-habisan
Kamis, 03 November 2022 - 13:00 WIB
Korotchenko mengeklaim serangan semacam itu akan menjadi pembalasan atas apa yang dia gambarkan sebagai tindakan NATO yang diekspektasikan.
Pakar militer Rusia itu bereaksi terhadap klaim rencana penggunaan "bom kotor" oleh Ukraina dalam upaya "operasi bendera palsu" untuk menyalahkan Moskow, mengklaim tangan Barat berada di balik skema semacam itu.
"Jika NATO berperang dengan Rusia, kami tidak akan dapat membatasi diri untuk mengajukan banding ke hukum internasional ....pada piagam PBB," kata Korotchenko di stasiun televisi Rossiya-1.
“Hanya ada satu cara, mereka [Barat] harus tahu bahwa jika mereka mencoba berperang dengan Rusia di Ukraina atau di wilayah kami, hanya akan ada satu jawaban," ujarnya.
"Topol-M—dengan hulu ledak [nuklir]...terhadap fasilitas militer di Inggris dan secara bersamaan di AS, bukan di kota."
Pakar militer Rusia itu bereaksi terhadap klaim rencana penggunaan "bom kotor" oleh Ukraina dalam upaya "operasi bendera palsu" untuk menyalahkan Moskow, mengklaim tangan Barat berada di balik skema semacam itu.
"Jika NATO berperang dengan Rusia, kami tidak akan dapat membatasi diri untuk mengajukan banding ke hukum internasional ....pada piagam PBB," kata Korotchenko di stasiun televisi Rossiya-1.
“Hanya ada satu cara, mereka [Barat] harus tahu bahwa jika mereka mencoba berperang dengan Rusia di Ukraina atau di wilayah kami, hanya akan ada satu jawaban," ujarnya.
"Topol-M—dengan hulu ledak [nuklir]...terhadap fasilitas militer di Inggris dan secara bersamaan di AS, bukan di kota."
(min)
Lihat Juga :