Iran: AS Jadikan Protes Mahsa Amini Alat Konsesi Perundingan Nuklir
Minggu, 23 Oktober 2022 - 13:43 WIB
"Saya pikir mereka ingin memberikan tekanan politik dan psikologis pada Iran untuk mendapatkan konsesi dalam negosiasi," tambahnya, merujuk pada pembicaraan tidak langsung antara Teheran dan Washington yang dimediasi oleh Uni Eropa.
"Kami tidak akan membuat konsesi apa pun ke pihak Amerika; kami akan bergerak dalam kerangka logika dan dalam kerangka kesepakatan yang menghormati garis merah Iran," tegas Amir-Abdollahian seperti dikutip dari Al Araby, Minggu (23/10/2022).
Perjanjian nuklir 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), memberikan keringanan sanksi kepada Iran sebagai imbalan karena membatasi program nuklirnya.
Perjanjian itu sempat "sekarat" setelah mantan presiden Donald Trump menarik AS pada 2018 lalu. Namun pembicaran putus sambung telah berlangsung sejak April 2021 dalam upaya untuk menghidupkannya kembali.
AS dan pihak Barat lainnya dalam kesepakatan itu telah menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran atas reaksinya terhadap aksi protes Amini.
Baca: Demonstrasi Terus Berlanjut di Iran, Korban Tewas Jadi 244 Orang
"Kami tidak akan membuat konsesi apa pun ke pihak Amerika; kami akan bergerak dalam kerangka logika dan dalam kerangka kesepakatan yang menghormati garis merah Iran," tegas Amir-Abdollahian seperti dikutip dari Al Araby, Minggu (23/10/2022).
Perjanjian nuklir 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), memberikan keringanan sanksi kepada Iran sebagai imbalan karena membatasi program nuklirnya.
Perjanjian itu sempat "sekarat" setelah mantan presiden Donald Trump menarik AS pada 2018 lalu. Namun pembicaran putus sambung telah berlangsung sejak April 2021 dalam upaya untuk menghidupkannya kembali.
AS dan pihak Barat lainnya dalam kesepakatan itu telah menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran atas reaksinya terhadap aksi protes Amini.
Baca: Demonstrasi Terus Berlanjut di Iran, Korban Tewas Jadi 244 Orang
Lihat Juga :