3 Kebijakan Kontroversial Putin Selama Menjabat Sebagai Presiden
Kamis, 13 Oktober 2022 - 05:45 WIB
Ada beberapa faktor yang menyebabkan Putin melakukan hal tersebut, salah satunya adalah Moskow tidak ingin Ukraina bergabung dengan NATO.
Menurut Putin, Ukraina dan Rusia tidak akan pernah terpisahkan. Jika Ukraina benar digaet NATO, maka akan menimbulkan ancaman tersendiri bagi Putin.
Selain itu, NATO juga bisa memindahkan pembangunan militernya ke perbatasan Rusia. Hingga saat ini, Rusia masih terus melakukan serangannya ke Ukraina dan membuat mata dunia tertuju pada konflik antarnegara pecahan Uni Soviet ini.
2. Menandatangani Perubahan Konstitusi
Pada April 2021, Putin menandatangani undang-undang kontroversial yang memungkinkan dirinya untuk berkuasa hingga tahun 2036.
Setahun sebelumnya, ia juga menandatangani UU baru yang memastikan bahwa para mantan Presiden Rusia bisa kebal hukum seumur hidupnya.
Menurut Putin, Ukraina dan Rusia tidak akan pernah terpisahkan. Jika Ukraina benar digaet NATO, maka akan menimbulkan ancaman tersendiri bagi Putin.
Selain itu, NATO juga bisa memindahkan pembangunan militernya ke perbatasan Rusia. Hingga saat ini, Rusia masih terus melakukan serangannya ke Ukraina dan membuat mata dunia tertuju pada konflik antarnegara pecahan Uni Soviet ini.
2. Menandatangani Perubahan Konstitusi
Pada April 2021, Putin menandatangani undang-undang kontroversial yang memungkinkan dirinya untuk berkuasa hingga tahun 2036.
Setahun sebelumnya, ia juga menandatangani UU baru yang memastikan bahwa para mantan Presiden Rusia bisa kebal hukum seumur hidupnya.
Lihat Juga :