Musk Sangkal Bicarakan Kesepakatan Damai Ukraina dengan Putin

Rabu, 12 Oktober 2022 - 17:04 WIB
Ada juga tuntutan nyata agar Ukraina bersikap netral, dan mengakui empat wilayah timur Ukraina yang dianeksasi oleh Rusia pada bulan September juga sebagai bagian dari Rusia.

Bremmer mengatakan bahwa Musk juga mengungkapkan bahwa Putin telah berbicara tentang potensi penggunaan senjata nuklir di Ukraina dan bahwa dia memberi tahu pemimpin Rusia itu segala sesuatu perlu dilakukan untuk menghindari hasil itu.

"Tidak ada yang harus mempercayai Bremmer," kata Musk seperti dikutip dari Euronews, Rabu (12/10/2022).

Elon Musk menjadi kontroversi di tengah konflik yang berlangsung di Ukraina minggu lalu, setelah memposting serangkaian Tweet tentang invasi Rusia ke Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba adalah di antara politisi paling terkemuka yang menanggapi komentar onlinenya.

Baca: Zelensky Respons Tegas Proposal Perdamaian Elon Musk

Musk men-tweet tentang konflik itu kepada 107,7 juta pengikutnya, memberi tahu mereka terlebih dahulu bahwa untuk mencapai perdamaian antara Ukraina dan Rusia harus ada "pengulangan" dari apa yang dia sebut sebagai "pemilu" - mengacu pada referendum palsu - di bawah pengawasan PBB di empat wilayah Ukraina timur yang dianeksasi secara ilegal oleh Rusia.

Musk mengatakan Rusia meninggalkan daerah-daerah itujika itu kehendak rakyat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!