Aksi Protes Terus Berlanjut, Demonstran Iran Mengaku Tak Lagi Takut
Minggu, 09 Oktober 2022 - 05:30 WIB
Dalam video lain yang dibagikan, sekelompok gadis terdengar meneriakkan kalimat yang sama—seruan protes—saat mereka memasuki sebuah sekolah di Sanandaj, ibu kota provinsi Kurdistan. Protes itu menyusul seruan agar orang-orang turun ke jalan lagi semalaman.
“Kami tidak takut lagi. Kami akan bertarung,” kata spanduk besar yang dipasang di jalan layang Modares yang memotong pusat kota Teheran, menurut gambar online yang diverifikasi oleh AFP.
Baca: Prancis Sarankan Warganya Tinggalkan Iran
Dalam video lain yang dibagikan secara luas, seorang pria terlihat mengubah kata-kata di papan iklan besar pemerintah dari “Polisi adalah pelayan rakyat” menjadi “Polisi adalah pembunuh rakyat.”
Hengaw, sebuah kelompok hak asasi Kurdi yang berbasis di Norwegia, mengatakan “serangan meluas” terjadi di Saqez, Sanandaj dan Divandarreh, di provinsi Kurdistan, serta Mahabad di provinsi Azerbaijan Barat.
Tembakan terdengar saat pengunjuk rasa bentrok dengan pasukan keamanan di sebuah jalan di Sanandaj, dalam sebuah video yang dibagikan oleh saluran media sosial 1500tasvir yang memantau pelanggaran di republik Islam tersebut.
“Kami tidak takut lagi. Kami akan bertarung,” kata spanduk besar yang dipasang di jalan layang Modares yang memotong pusat kota Teheran, menurut gambar online yang diverifikasi oleh AFP.
Baca: Prancis Sarankan Warganya Tinggalkan Iran
Dalam video lain yang dibagikan secara luas, seorang pria terlihat mengubah kata-kata di papan iklan besar pemerintah dari “Polisi adalah pelayan rakyat” menjadi “Polisi adalah pembunuh rakyat.”
Hengaw, sebuah kelompok hak asasi Kurdi yang berbasis di Norwegia, mengatakan “serangan meluas” terjadi di Saqez, Sanandaj dan Divandarreh, di provinsi Kurdistan, serta Mahabad di provinsi Azerbaijan Barat.
Tembakan terdengar saat pengunjuk rasa bentrok dengan pasukan keamanan di sebuah jalan di Sanandaj, dalam sebuah video yang dibagikan oleh saluran media sosial 1500tasvir yang memantau pelanggaran di republik Islam tersebut.
Lihat Juga :