Beda dengan Sekutu NATO Lainnya, Estonia Tak Percaya Rusia Akan Gunakan Nuklir
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 08:42 WIB
Kremlin menolak laporan media Inggris, dengan mengatakan tidak akan mengambil bagian dalam "retorika nuklir" dengan Barat.
Retorika tentang perang nuklir di Ukraina telah mencapai puncaknya, di mana mata-mata Amerika Serikat, diplomat, dan bahkan Presiden Joe Biden sendiri membahas serangan seperti itu sebagai kemungkinan yang realistis.
Berbicara pada acara penggalangan dana di Washington pada Kamis malam, Biden menyatakan; "Kami memiliki ancaman langsung dari penggunaan senjata nuklir jika pada kenyataannya hal-hal terus berlanjut di jalur yang mereka tuju."
Biden lantas memperingatkan bahwa ledakan nuklir akan mengarah pada “Armagedon".
Sementara itu, Presiden Ukraina Vladimir Zelensky pada hari Kamis mendesak NATO untuk meluncurkan "serangan pencegahan" terhadap Rusia selama diskusi tentang senjata nuklir. Ajudannya kemudian mengklarifikasi bahwa pernyataan Zelensky tidak mengacu pada serangan nuklir NATO terhadap Rusia.
Retorika tentang perang nuklir di Ukraina telah mencapai puncaknya, di mana mata-mata Amerika Serikat, diplomat, dan bahkan Presiden Joe Biden sendiri membahas serangan seperti itu sebagai kemungkinan yang realistis.
Berbicara pada acara penggalangan dana di Washington pada Kamis malam, Biden menyatakan; "Kami memiliki ancaman langsung dari penggunaan senjata nuklir jika pada kenyataannya hal-hal terus berlanjut di jalur yang mereka tuju."
Biden lantas memperingatkan bahwa ledakan nuklir akan mengarah pada “Armagedon".
Sementara itu, Presiden Ukraina Vladimir Zelensky pada hari Kamis mendesak NATO untuk meluncurkan "serangan pencegahan" terhadap Rusia selama diskusi tentang senjata nuklir. Ajudannya kemudian mengklarifikasi bahwa pernyataan Zelensky tidak mengacu pada serangan nuklir NATO terhadap Rusia.
Lihat Juga :