Presiden Iran Perintahkan Penyelidikan Kematian Wanita Muda di Tahanan

Sabtu, 17 September 2022 - 15:47 WIB
Presiden Iran Perintahkan Penyelidikan Kematian Wanita Muda di Tahanan. FOTO/Reuters
TEHERAN - Presiden Iran, Ebrahim Raisi , telah memerintahkan penyelidikan dalam kasus seorang wanita muda yang mengalami koma saat berada dalam tahanan di Teheran dan meninggal. Polisi Iran mengklaim, wanita itu menderita serangan jantung.

Menurut kantor berita IRNA yang dikelola negara, Jumat (16/9/2022), Presiden Raisi meminta Menteri Dalam Negeri Ahmad Vahidi untuk “menyelidiki penyebab insiden dengan urgensi dan perhatian khusus”.



Baca: Wanita Iran Koma usai Ditangkap Polisi Moral, Sekarang Meninggal

Menurut laporan di media sosial, Mahsa Amini (22), ditahan awal pekan ini oleh apa yang disebut pasukan “polisi moral” setelah petugas menemukan kesalahan pada jilbabnya. Mengenakan hijab menjadi kewajiban bagi wanita di Iran sejak setelah revolusi 1979 dan anggota polisi moral menegakkan aturan berpakaian yang ketat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!