Belasungkawa, Raja Salman dan Pangeran Mohammed bin Salman Puji Ratu Elizabeth II

Jum'at, 09 September 2022 - 17:41 WIB
“Belasungkawa saya kepada bangsa Inggris atas kehilangan besar ini, dan saya memiliki keyakinan penuh pada kemampuan Raja Charles untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Ratu Elizabeth II," lanjut al-Sisi.

Ratu Elizabeth meninggal di rumahnya di Skotlandia pada usia 96 tahun. Kepala negara tertua dan terlama di dunia ini naik takhta setelah kematian ayahnya; Raja George VI, pada 6 Februari 1952, ketika dia baru berusia 25 tahun.

"Sang Ratu meninggal dengan damai di Balmoral sore ini," kata Istana Buckingham dalam sebuah pernyataan, kemarin. "Raja dan Permaisuri akan tetap di Balmoral malam ini dan akan kembali ke London besok."

Putra tertua Elizabeth, Charles (73), secara otomatis menjadi Raja Inggris Raya dan kepala negara dari 14 negara lain termasuk Australia, Kanada, dan Selandia Baru. Istrinya; Camilla, menjadi Permaisuri.

Berita bahwa kesehatan ratu memburuk muncul tak lama setelah tengah hari pada hari Kamis ketika dokternya mengatakan dia berada di bawah pengawasan medis, mendorong keluarganya untuk bergegas berada di sisinya di rumahnya di Skotlandia, Balmoral.

Ratu telah menderita dari apa yang disebut Istana Buckingham sebagai "masalah mobilitas episodik" sejak akhir tahun lalu, memaksanya untuk menarik diri dari hampir semua keterlibatan publiknya.

Keterlibatan publik terakhirnya datang hanya pada hari Selasa, ketika dia menunjuk Liz Truss sebagai Perdana Menteri ke-15 Inggris.

Di istananya dan di gedung-gedung pemerintah di London, bendera diturunkan menjadi setengah tiang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!