Rusia Tuding Amerika Berada di Balik Krisis Pasokan Gas Eropa
Rabu, 07 September 2022 - 18:30 WIB
Zakharova mengatakan, AS telah lama berusaha untuk memutuskan hubungan energi antara Rusia dan kekuatan besar Eropa, seperti Jerman, meskipun Moskow telah menjadi pemasok energi yang dapat diandalkan sejak zaman Soviet.
"Dominasi Washington menang," kata Zakharova kepada Reuters di sela-sela Forum Ekonomi Timur di Vladivostok. "Kekuatan politik dibawa ke kekuasaan di Uni Eropa yang memainkan peran 'domba-provokator'. Ini benar-benar bunuh diri tetapi tampaknya mereka harus melalui ini," katanya.
Baca: 5 Negara di Dunia yang akan Membeku karena Tidak Dapat Suplai Gas Rusia
AS dan Uni Eropa menuduh Rusia melakukan pemerasan energi setelah Moskow mengurangi pasokan gas ke pelanggan Eropa. Rusia mengatakan ada masalah teknis dengan stasiun kompresor yang sanksinya tidak dapat diperbaiki.
Kremlin mengatakan, bahwa Barat memicu krisis energi dengan menjatuhkan sanksi paling berat dalam sejarah modern, sebuah langkah yang Presiden Vladimir Putin katakan mirip dengan deklarasi perang ekonomi.
"Dominasi Washington menang," kata Zakharova kepada Reuters di sela-sela Forum Ekonomi Timur di Vladivostok. "Kekuatan politik dibawa ke kekuasaan di Uni Eropa yang memainkan peran 'domba-provokator'. Ini benar-benar bunuh diri tetapi tampaknya mereka harus melalui ini," katanya.
Baca: 5 Negara di Dunia yang akan Membeku karena Tidak Dapat Suplai Gas Rusia
AS dan Uni Eropa menuduh Rusia melakukan pemerasan energi setelah Moskow mengurangi pasokan gas ke pelanggan Eropa. Rusia mengatakan ada masalah teknis dengan stasiun kompresor yang sanksinya tidak dapat diperbaiki.
Kremlin mengatakan, bahwa Barat memicu krisis energi dengan menjatuhkan sanksi paling berat dalam sejarah modern, sebuah langkah yang Presiden Vladimir Putin katakan mirip dengan deklarasi perang ekonomi.
(esn)
Lihat Juga :