Tegang, Sistem Rudal S-300 Yunani Mengunci Jet Tempur F-16 Turki

Senin, 29 Agustus 2022 - 09:36 WIB
Meskipun keduanya adalah anggota NATO, Turki dan Yunani memiliki perselisihan selama beberapa dekade atas berbagai masalah, termasuk klaim teritorial di Laut Aegea dan ketidaksepakatan atas wilayah udara di sana.

Perselisihan telah membawa mereka ke ambang perang tiga kali dalam setengah abad terakhir.

Ketegangan berkobar pada tahun 2020 atas hak pengeboran eksplorasi di wilayah Laut Mediterania, di mana Yunani dan Siprus mengeklaim zona ekonomi eksklusif, yang mengarah pada kebuntuan Angkatan Laut.

Turki menuduh Yunani melanggar perjanjian internasional dengan memiliterisasi pulau-pulau di Laut Aegea. Sedangkan Athena mengatakan pihaknya perlu mempertahankan pulau-pulau itu—banyak di antaranya terletak dekat pantai Turki—dari serangan potensial armada besar kapal pendarat militer Turki.

Turki mengatakan Yunani menempatkan pasukan di pulau-pulau di Laut Aegea yang melanggar perjanjian damai yang ditandatangani setelah Perang Dunia I dan II.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memutuskan dialog dengan Yunani setelah menuduh Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis melobi penjualan senjata AS ke negaranya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!