Jadikan Sekolah Agama Bahan Lelucon, Madonna Turki Diciduk Polisi

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 07:51 WIB
Sementara beberapa orang mengkritik pernyataan Gulsen, mereka berpendapat bahwa penangkapannya adalah langkah yang terlalu jauh.

"Saya juga lulusan sekolah menengah agama," kata jurnalis oposisi konservatif Nihal Bengisu Karaca.

"Saya juga terluka oleh penghinaan Gulsen. Saya menunjukkan reaksi saya dengan menulis artikel ... Tapi mengapa Gulsen ditangkap? Apa tujuannya di sini?" imbuhnya seperti dikutip dari BBC, Sabtu (27/8/2022).

Namun, pihak lain di media sosial memuji penangkapan itu karena memberikan contoh yang baik tentang apa yang akan terjadi pada mereka yang melewati batas.

"Menyebut seseorang dari sekolah, klub sepak bola, atau etnis sebagai 'cabul' adalah kejahatan rasial," kata kolumnis Fuat Ugur.

Sedangkan surat kabar pro-pemerintah Yeni Safak memuat tajuk utama: "Badut itu melewati batas."

Baca juga: Dua Kecelakaan Maut Terjadi di Turki, 34 Tewas
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!