Sri Lanka Bidik Turis Saudi untuk Dongkrak Industri Pariwisata
Senin, 22 Agustus 2022 - 23:55 WIB
“Arab Saudi adalah sumber penting untuk pasar Sri Lanka, karena ukuran populasinya dan PDB per kapita yang tinggi di kawasan itu,” kata Madhubhani Perera, direktur hubungan masyarakat Biro Promosi Pariwisata Sri Lanka, mengatakan kepada Arab News, Minggu (21/8/2022).
Menurut data biro, wisatawan dari Kerajaan Arab Saudi menghabiskan rata-rata USD230 sehari ketika mereka mengunjungi negara pulau itu.
Baca: IMF Bakal ke Sri Lanka, Tangani Krisis Bahas Kesepakatan Bailout
"Meskipun jumlah turis Saudi turun dari 34.700 pada 2018 menjadi 4.015 hingga Juli tahun ini, Kerajaan itu masih dianggap sebagai pasar teratas dalam hal kedatangan,” kata Perera.
Sementara Mohamed Sabry Bahaudeen, ketua Asosiasi Agen Perjalanan Sri Lanka, mengatakan pasar Saudi memiliki “potensi untuk tumbuh” dan merupakan salah satu negara utama yang harus dicoba untuk dimanfaatkan oleh Sri Lanka untuk menopang arus masuk mata uang asingnya.
"Wisatawan dari (Arab Saudi) rata-rata memiliki salah satu pengeluaran perjalanan tertinggi di dunia," katanya kepada Arab News.
Menurut data biro, wisatawan dari Kerajaan Arab Saudi menghabiskan rata-rata USD230 sehari ketika mereka mengunjungi negara pulau itu.
Baca: IMF Bakal ke Sri Lanka, Tangani Krisis Bahas Kesepakatan Bailout
"Meskipun jumlah turis Saudi turun dari 34.700 pada 2018 menjadi 4.015 hingga Juli tahun ini, Kerajaan itu masih dianggap sebagai pasar teratas dalam hal kedatangan,” kata Perera.
Sementara Mohamed Sabry Bahaudeen, ketua Asosiasi Agen Perjalanan Sri Lanka, mengatakan pasar Saudi memiliki “potensi untuk tumbuh” dan merupakan salah satu negara utama yang harus dicoba untuk dimanfaatkan oleh Sri Lanka untuk menopang arus masuk mata uang asingnya.
"Wisatawan dari (Arab Saudi) rata-rata memiliki salah satu pengeluaran perjalanan tertinggi di dunia," katanya kepada Arab News.
Lihat Juga :