Iran Sangkal Tuduhan AS Berencana Bunuh Eks Penasihat Trump
Kamis, 11 Agustus 2022 - 04:31 WIB
Baca juga: John Bolton Mengaku Ikut Rancang Kudeta terhadap Para Pemimpin Asing
“Iran sangat memperingatkan terhadap tindakan apa pun terhadap warga negara Iran dengan dalih tuduhan konyol ini,” ujarnya.
Sebelumnya, AS mendakwa seorang anggota IRGC dengan merencanakan untuk membunuh Bolton, penentang keras rezim Iran yang menjabat sebagai penasihat keamanan nasional untuk mantan Presiden Donald Trump.
“Menurut dokumen pengadilan, mulai Oktober 2021, Shahram Poursafi, alias Mehdi Rezayi, 45, dari Teheran, Iran, berusaha mengatur pembunuhan mantan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton, kemungkinan sebagai pembalasan atas kematian Revolusioner Islam Iran Januari 2020 Komandan Korps Pengawal – Pasukan Qods (IRGC-QF) Qasem Soleimani,” kata Departemen Kehakiman AS dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: AS Dakwa Anggota IRGC Berencana Bunuh Eks Penasihat Trump
“Iran sangat memperingatkan terhadap tindakan apa pun terhadap warga negara Iran dengan dalih tuduhan konyol ini,” ujarnya.
Sebelumnya, AS mendakwa seorang anggota IRGC dengan merencanakan untuk membunuh Bolton, penentang keras rezim Iran yang menjabat sebagai penasihat keamanan nasional untuk mantan Presiden Donald Trump.
“Menurut dokumen pengadilan, mulai Oktober 2021, Shahram Poursafi, alias Mehdi Rezayi, 45, dari Teheran, Iran, berusaha mengatur pembunuhan mantan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton, kemungkinan sebagai pembalasan atas kematian Revolusioner Islam Iran Januari 2020 Komandan Korps Pengawal – Pasukan Qods (IRGC-QF) Qasem Soleimani,” kata Departemen Kehakiman AS dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: AS Dakwa Anggota IRGC Berencana Bunuh Eks Penasihat Trump
Lihat Juga :