Sekjen PBB: Serangan Nuklir Rusia di Ukraina Mungkin Akan Bunuh Kita Semua

Selasa, 09 Agustus 2022 - 22:46 WIB
"Kami secara teratur mengirimkan informasi terbaru 'dari tempat kejadian' kepada IAEA, yang tercermin dalam surat edaran informasi dari badan tersebut, yang dengan jelas mengekspos tindakan kriminal angkatan bersenjata Ukraina, yang komandonya benar-benar kehilangan kemampuan untuk berpikir jernih,” ungkap Zakharova.

Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi meminta badan energi pemerintah Ukraina sebagai sumber informasi utama tentang fasilitas tersebut.

“Setiap senjata militer yang diarahkan ke atau dari fasilitas akan sama dengan bermain api, dengan konsekuensi yang berpotensi menjadi bencana,” kata Grossi, Sabtu.

"Dan saya mengutuk setiap tindakan kekerasan yang dilakukan di atau di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia atau terhadap stafnya. Staf Ukraina yang mengoperasikan pabrik di bawah pendudukan Rusia harus dapat melaksanakan tugas penting mereka tanpa ancaman atau tekanan yang merusak tidak hanya keselamatan mereka sendiri tetapi juga fasilitas itu sendiri,” imbuhnya.

Guterres mendukung desakan Grossi agar pengawas IAEA memeriksa fasilitas yang diduduki.

“Setiap serangan ke pembangkit nuklir adalah hal yang bunuh diri,” katanya.

Baca juga: Anggota DPR AS: Sebagian Besar Bantuan untuk Ukraina adalah Penipuan

“Dan saya berharap serangan itu akan berakhir. Dan, pada saat yang sama, saya berharap IAEA dapat memiliki akses ke pabrik tersebut,” pungkasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!