Zelensky Tuding Amnesty International Dukung Terorisme, Ini Alasannya
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 06:35 WIB
“Kami telah mendokumentasikan pola pasukan Ukraina yang menempatkan warga sipil dalam risiko dan melanggar hukum perang ketika mereka beroperasi di daerah berpenduduk,” ujar Sekretaris Jenderal Amnesty International Agnes Callamard.
“Berada dalam posisi defensif tidak membebaskan militer Ukraina dari menghormati hukum humaniter internasional,” tegas dia.
Amnesty juga menuduh Rusia melanggar hukum internasional dalam melakukan operasi militernya.
Laporan itu dikecam secara online oleh para pendukung rezim Zelensky, yang menuduh organisasi internasional menjajakan “propaganda Rusia.”
Menteri Luar Negeri (Menlu) Ukraina Dmitry Kuleba juga menolak laporan tersebut, menuduh Amnesty "menciptakan realitas palsu" di mana setiap orang "bersalah untuk sesuatu."
Sebaliknya, dia berpendapat organisasi itu harus fokus secara eksklusif pada dugaan kesalahan Rusia.
Di tengah derasnya kritik dari poster media sosial pro-Ukraina, Callamard membela laporan tersebut.
"Kepada mereka yang menyerang kami dengan tuduhan bias terhadap Ukraina, saya katakan: periksa pekerjaan kami," tulis Callamard di Twitter.
“Berada dalam posisi defensif tidak membebaskan militer Ukraina dari menghormati hukum humaniter internasional,” tegas dia.
Amnesty juga menuduh Rusia melanggar hukum internasional dalam melakukan operasi militernya.
Laporan itu dikecam secara online oleh para pendukung rezim Zelensky, yang menuduh organisasi internasional menjajakan “propaganda Rusia.”
Menteri Luar Negeri (Menlu) Ukraina Dmitry Kuleba juga menolak laporan tersebut, menuduh Amnesty "menciptakan realitas palsu" di mana setiap orang "bersalah untuk sesuatu."
Sebaliknya, dia berpendapat organisasi itu harus fokus secara eksklusif pada dugaan kesalahan Rusia.
Di tengah derasnya kritik dari poster media sosial pro-Ukraina, Callamard membela laporan tersebut.
"Kepada mereka yang menyerang kami dengan tuduhan bias terhadap Ukraina, saya katakan: periksa pekerjaan kami," tulis Callamard di Twitter.
Lihat Juga :