Gara-gara Masker, Tiga Tewas saat Bentrok dengan Polisi Kenya

Sabtu, 27 Juni 2020 - 00:02 WIB
"Dalam kekacauan itu dua orang lainnya ditembak mati," kata Kaunda.

Tetapi pihak kepolisi mengatakan hal yang berbeda penyebab insiden itu.

Juru bicara kepolisian Kenya Charles Owino mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pengendara sepeda motor lain berusaha mencegah rekan mereka ditangkap karena membawa dua penumpang. Pemerintah telah membatasi ojek untuk mengangkut satu penumpang guna mencegah penyebaran virus.

Owino menuduh para pengendara ojek mencoba "mengambil" senapan dari petugas yang menangkap, yang berujung pada insiden penembakan.

Inspektur Jenderal Polisi Hillary Mutyambai mengatakan kepada AP bahwa petugas polisi yang menembak tukang sepatu telah diskors dari pekerjaan dan ditangkap.

Kepolisian Kenya selama dua dekade telah menduduki peringkat institusi paling korup di negara itu. Lembaga itu juga yang paling mematikan di Kenya, menewaskan lebih banyak orang daripada yang dilakukan penjahat, menurut kelompok hak asasi manusia.

Aktivis hak asasi manusia selama berminggu-minggu telah memprotes dugaan pembunuhan oleh petugas kepolisian Kenya saat menegakkan pembatasan sosial terkait pencegahan virus Corona. Mereka juga menuduh petugas melakukan tindakan kekerasan untuk memeras.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!