Inggris Bakal Bikin 2 Kapal Induk Baru, Masing-masing Rp52,7 Triliun

Jum'at, 26 Juni 2020 - 10:22 WIB
Lebih lanjut, NAO memperingatkan pengadaan sistem radar udara baru Crowsnest milik kapal induk Inggris—yang merupakan bagian penting dari pertahanannya—terlambat 18 bulan, yang semakin mengurangi kemampuan kapal induk selama dua tahun pertama.

Kapal induk sering dipandang sebagai simbol dan alat jangkauan global dan kekuatan militer sebuah negara. Tetapi hanya sedikit negara yang mampu membangun dan mengoperasikannya. (Baca: Kapal Induk Inggris Senilai Rp54 Triliun Mengalami Kebocoran )

Angkatan Laut Kerajaan Inggris mempertaruhkan masa depannya pada dua kapal induk saat ini, yakni HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales. Salah satu kapal itu pernah mengalami kebocoran ketika menjalani uji coba laut.

Setiap kapal induk membutuhkan armada kecil kapal untuk perlindungan, pengisian bahan bakar dan pasokan. Selain itu juga membutuhkan pesawat untuk logistik, pesawat peringatan dini dan pesawat jet tempur untuk melakukan serangan.

Tidak ada yang murah, tetapi tidak seorang pun di Departemen Pertahanan yang sepenuhnya yakin dengan biaya secara keseluruhan. Sekadar diketahui, setiap kapal induk yang dibangun harus mampu bertahan untuk 50 tahun ke depan.

Meg Hillier, ketua Komite Akuntan Publik dan anggota parlemen Partai Buruh, yang mencermati pekerjaan NAO, mengatakan Angkatan Laut Kerajaan Inggris dalam bahaya yang diabaikan dengan kemampuan "berlubang" kecuali jika masalah itu diatasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!