Berhasil Rebut Luhansk, Putin Umumkan Jeda Operasional
Selasa, 05 Juli 2022 - 22:58 WIB
Pasukan Rusia yang bertempur melalui wilayah Luhansk kemungkinan besar membutuhkan periode yang signifikan untuk beristirahat dan memperbaiki diri sebelum melanjutkan operasi ofensif skala besar, catat para pengamat.
"Tidak jelas, bagaimanapun, bahwa militer Rusia akan menerima risiko yang terkait dengan jeda operasional yang cukup lama untuk memungkinkan pasukan yang kemungkinan kelelahan ini mendapatkan kembali kekuatan mereka," bunyi laporan ISW.
Putin dengan cepat berkomentar pada hari Senin bahwa formasi militer lainnya, termasuk Grup Timur dan Grup Barat, harus melaksanakan tugas mereka sesuai dengan rencana yang telah disetujui sebelumnya.
Baca juga: Remehkan Putin, Ukraina Sebut Mustahil Rusia Bakal Gunakan Senjata Nuklir
“Saya berharap semuanya akan terjadi … dengan cara yang sama seperti yang terjadi di Luhansk,” tambah Presiden Rusia itu seperti dikutip media lokal.
Vyacheslav Volodin, yang memimpin Duma Rusia - majelis rendah Majelis Federal - mengatakan pada hari Selasa bahwa Ukraina "melakukan segalanya" untuk memastikan bahwa pasukan Moskow tidak akan menghentikan "operasi militer khusus" mereka di perbatasan Republik Rakyat Donetsk yang diproklamirkan sendiri dan Republik Rakyat Luhansk di Ukraina timur, menurut media pemerintah Rusia.
"Tidak jelas, bagaimanapun, bahwa militer Rusia akan menerima risiko yang terkait dengan jeda operasional yang cukup lama untuk memungkinkan pasukan yang kemungkinan kelelahan ini mendapatkan kembali kekuatan mereka," bunyi laporan ISW.
Putin dengan cepat berkomentar pada hari Senin bahwa formasi militer lainnya, termasuk Grup Timur dan Grup Barat, harus melaksanakan tugas mereka sesuai dengan rencana yang telah disetujui sebelumnya.
Baca juga: Remehkan Putin, Ukraina Sebut Mustahil Rusia Bakal Gunakan Senjata Nuklir
“Saya berharap semuanya akan terjadi … dengan cara yang sama seperti yang terjadi di Luhansk,” tambah Presiden Rusia itu seperti dikutip media lokal.
Vyacheslav Volodin, yang memimpin Duma Rusia - majelis rendah Majelis Federal - mengatakan pada hari Selasa bahwa Ukraina "melakukan segalanya" untuk memastikan bahwa pasukan Moskow tidak akan menghentikan "operasi militer khusus" mereka di perbatasan Republik Rakyat Donetsk yang diproklamirkan sendiri dan Republik Rakyat Luhansk di Ukraina timur, menurut media pemerintah Rusia.
Lihat Juga :