Ukraina Tuding Rusia Lancarkan Serangan Udara dari Belarusia
Minggu, 26 Juni 2022 - 06:57 WIB
"Khusus pada sasaran sipil. Rusia masih mencoba mengintimidasi Ukraina, menyebabkan kepanikan dan membuat orang takut pada monster-Z. Ukraina tahu segalanya dan siap menghadapi apa pun. Dan akan menghukum semua kejahatan," cuitnya.
Wartawan Olga Tokariuk juga mentweet jumlah rudal yang ditembakkan Rusia ke Ukraina mulai malam hingga pagi mencatat rekor yaitu mencapai 60 lebih.
"Banyak yang diluncurkan dari wilayah Belarusia. Mereka menargetkan wilayah Kiev, Lviv, Zhytomyr, Chernihiv, Khmelnytskyi, Dnipro, Mykolayiv, Kharkiv," tambahnya.
Awal bulan ini, Mark Voyger dari Program Pertahanan dan Keamanan Transatlantik di Pusat Analisis Eropa, yang merupakan pakar di Rusia, mengemukakan kekhawatiran tentang bagaimana militer Belarusia dijadwalkan mengadakan latihan bulan ini di dekat perbatasan Ukraina.
"Latihan ini akan menimbulkan kekhawatiran serius karena, sayangnya, Rusia dan sekutunya secara konsisten menggunakan latihan militer sebagai topeng untuk menutupi tindakan agresif mereka," katanya kepada Express UK.
Baca juga: Putin: Rusia akan Kirim Rudal Berkemampuan Nuklir ke Belarusia
Voyger menambahkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah mencoba untuk menekan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan memaksanya untuk mengambil sikap yang lebih agresif untuk meluncurkan tindakan yang lebih agresif dari Belarusia, yang melibatkan pasukan Belarusia.
Wartawan Olga Tokariuk juga mentweet jumlah rudal yang ditembakkan Rusia ke Ukraina mulai malam hingga pagi mencatat rekor yaitu mencapai 60 lebih.
"Banyak yang diluncurkan dari wilayah Belarusia. Mereka menargetkan wilayah Kiev, Lviv, Zhytomyr, Chernihiv, Khmelnytskyi, Dnipro, Mykolayiv, Kharkiv," tambahnya.
Awal bulan ini, Mark Voyger dari Program Pertahanan dan Keamanan Transatlantik di Pusat Analisis Eropa, yang merupakan pakar di Rusia, mengemukakan kekhawatiran tentang bagaimana militer Belarusia dijadwalkan mengadakan latihan bulan ini di dekat perbatasan Ukraina.
"Latihan ini akan menimbulkan kekhawatiran serius karena, sayangnya, Rusia dan sekutunya secara konsisten menggunakan latihan militer sebagai topeng untuk menutupi tindakan agresif mereka," katanya kepada Express UK.
Baca juga: Putin: Rusia akan Kirim Rudal Berkemampuan Nuklir ke Belarusia
Voyger menambahkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah mencoba untuk menekan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan memaksanya untuk mengambil sikap yang lebih agresif untuk meluncurkan tindakan yang lebih agresif dari Belarusia, yang melibatkan pasukan Belarusia.
Lihat Juga :