Viral, Istri Sekarat Mohon ke Suami untuk Berhubungan Seks dengan Mantannya
Senin, 16 Mei 2022 - 13:20 WIB
Seorang istri yang sekarat memohon kepada suami untuk berhubungan seks dengan mantan pasangannya sebagai permintaan terakhir. Foto/REUTERS/Ilustrasi
LONDON - Seorang istri yang sekarat mengajukan permohonan tak wajar kepada suaminya. Dia ingin berhubungan seks dengan mantan pasangannya untuk yang terakhir kalinya.
Permohonan itu membuat sang suami bingung antara mengabulkannya atau tidak. Sang suami lantas membagikan curahan hati (curhat)-nya itu ke plattform media sosial Reddit, yang kemudian viral.
“Saya telah melakukan yang terbaik untuk membuat hari-hari terakhir hidupnya baik dan mengabulkan keinginan apa pun yang saya bisa," bunyi tulisan sang suami, yang identitasnya disembunyikan.
"Baru-baru ini, dia mendudukkan saya dan mengatakan kepada saya bahwa salah satu hal terakhir yang ingin dia lakukan adalah berhubungan seks dengan pasangannya sebelumnya. Saya benar-benar tidak yakin apa yang harus saya lakukan," lanjut dia, sebagaimana dilansir The Independent Singapura, Senin (16/5/2022).
Foto/Reddit
Tak disebutkan asal dari pasangan tersebut. Namun, berita tersebut sebelumnya telah dipublikasikan Indy100, media milik The Independent yang berbasis di Inggris.
Permohonan itu membuat sang suami bingung antara mengabulkannya atau tidak. Sang suami lantas membagikan curahan hati (curhat)-nya itu ke plattform media sosial Reddit, yang kemudian viral.
“Saya telah melakukan yang terbaik untuk membuat hari-hari terakhir hidupnya baik dan mengabulkan keinginan apa pun yang saya bisa," bunyi tulisan sang suami, yang identitasnya disembunyikan.
"Baru-baru ini, dia mendudukkan saya dan mengatakan kepada saya bahwa salah satu hal terakhir yang ingin dia lakukan adalah berhubungan seks dengan pasangannya sebelumnya. Saya benar-benar tidak yakin apa yang harus saya lakukan," lanjut dia, sebagaimana dilansir The Independent Singapura, Senin (16/5/2022).
Foto/Reddit
Tak disebutkan asal dari pasangan tersebut. Namun, berita tersebut sebelumnya telah dipublikasikan Indy100, media milik The Independent yang berbasis di Inggris.
Lihat Juga :