Jenderal Tertinggi AS Remehkan Rudal Hipersonik Rusia dalam Perang Ukraina
Kamis, 12 Mei 2022 - 07:32 WIB
Jenderal tertinggi Amerika Serikat, Mark Milley, meremehkan penggunaan rudal hipersonik Rusia dalam perang di Ukraina. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia
WASHINGTON - Jenderal tertinggi Amerika Serikat (AS), Mark Milley, meremehkan rudal-rudal hipersonik yang sudah digunakan Rusia dalam perangnya di Ukraina.
Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika tersebut mengatakan penggunaan senjata hipersonik tidak memiliki efek yang benar-benar signifikan atau mengubah permainan.
Jenderal Milley mengatakannya pada sidang Subkomite Alokasi Senat pada Rabu.
“Selain kecepatan senjata, dalam hal efeknya pada target tertentu, kami tidak melihat efek yang benar-benar signifikan atau mengubah permainan hingga saat ini dengan pengiriman sejumlah kecil senjata hipersonik yang digunakan Rusia," ujarnya, seperti dikutip The Hill, Kamis (12/5/2022).
Baca juga: Putin Didesak Caplok Kherson Ukraina Menjadi Milik Rusia
Pejabat pertahanan AS mengatakan awal pekan ini bahwa Rusia meluncurkan antara 10 hingga 12 rudal hipersonik terhadap Ukraina sejak meluncurkan invasi ke negara itu pada 24 Februari.
Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika tersebut mengatakan penggunaan senjata hipersonik tidak memiliki efek yang benar-benar signifikan atau mengubah permainan.
Jenderal Milley mengatakannya pada sidang Subkomite Alokasi Senat pada Rabu.
“Selain kecepatan senjata, dalam hal efeknya pada target tertentu, kami tidak melihat efek yang benar-benar signifikan atau mengubah permainan hingga saat ini dengan pengiriman sejumlah kecil senjata hipersonik yang digunakan Rusia," ujarnya, seperti dikutip The Hill, Kamis (12/5/2022).
Baca juga: Putin Didesak Caplok Kherson Ukraina Menjadi Milik Rusia
Pejabat pertahanan AS mengatakan awal pekan ini bahwa Rusia meluncurkan antara 10 hingga 12 rudal hipersonik terhadap Ukraina sejak meluncurkan invasi ke negara itu pada 24 Februari.
Lihat Juga :