Ukraina Hanya Inginkan Kekalahan Total Rusia

Rabu, 04 Mei 2022 - 19:01 WIB
Moskow ingin Ukraina membatalkan tawarannya untuk bergabung dengan NATO, serta mengakui Krimea sebagai bagian dari Rusia, dan kemerdekaan republik Donbass.

Moskow juga mengupayakan “demiliterisasi” dan “denazifikasi” Ukraina.

Negosiasi perdamaian terhenti setelah pertemuan di Istanbul, Turki, pada akhir Maret.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov menuduh Kiev pada Minggu sering mengubah posisi dan "menyabotase" pembicaraan.

Rusia menyerang negara tetangga Ukraina pada akhir Februari, menyusul kegagalan Kiev mengimplementasikan persyaratan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada 2014, dan pengakuan akhirnya Moskow atas republik Donbass, Donetsk dan Lugansk.

Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina.

Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana merebut kembali kedua republik dengan paksa.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!