Inggris Dukung Ukraina Invasi Balik Rusia, Begini Reaksi Moskow
Rabu, 27 April 2022 - 05:21 WIB
“Seperti yang telah kami peringatkan, Angkatan Bersenjata Rusia siaga sepanjang waktu untuk meluncurkan serangan balasan jarak jauh dengan [senjata] presisi terhadap pusat pengambilan keputusan yang relevan di Kiev," lanjut kementerian tersebut.
Kementerian Pertahanan Rusia memperingatkan bahwa penasihat militer Barat yang diketahui hadir di lokasi-lokasi tersebut tidak akan selalu menjadi masalah dalam pengambilan keputusan Rusia tentang tindakan pembalasan.
Heappey mengatakan London akan menganggap dapat diterima untuk senjata yang dipasok Inggris digunakan oleh Ukraina untuk melakukan serangan di wilayah Rusia.
“Pertanyaannya adalah, apakah ini dapat diterima untuk sistem senjata kami untuk digunakan melawan target militer Rusia yang sah oleh Ukraina. Pertama, Ukraina yang mengambil keputusan penargetan, bukan orang yang memproduksi atau mengekspor kit di tempat pertama. Dan kedua, sepenuhnya sah untuk mengejar target militer di kedalaman lawan Anda untuk mengganggu logistik dan jalur pasokan mereka," ujarnya dalam sebuah wawancara dengan BBC.
Inggris telah mengirim perangkat keras militer canggih senilai ratusan juta pound ke Ukraina dalam beberapa bulan terakhir, termasuk ribuan rudal anti-tank.
Awal bulan ini, London mengumumkan bahwa mereka akan mengirim 120 kenadaraan pengangkut pasukan lapis baja Mastiff dan meriam ringan derek 105mm.
Kementerian Pertahanan Rusia memperingatkan bahwa penasihat militer Barat yang diketahui hadir di lokasi-lokasi tersebut tidak akan selalu menjadi masalah dalam pengambilan keputusan Rusia tentang tindakan pembalasan.
Heappey mengatakan London akan menganggap dapat diterima untuk senjata yang dipasok Inggris digunakan oleh Ukraina untuk melakukan serangan di wilayah Rusia.
“Pertanyaannya adalah, apakah ini dapat diterima untuk sistem senjata kami untuk digunakan melawan target militer Rusia yang sah oleh Ukraina. Pertama, Ukraina yang mengambil keputusan penargetan, bukan orang yang memproduksi atau mengekspor kit di tempat pertama. Dan kedua, sepenuhnya sah untuk mengejar target militer di kedalaman lawan Anda untuk mengganggu logistik dan jalur pasokan mereka," ujarnya dalam sebuah wawancara dengan BBC.
Inggris telah mengirim perangkat keras militer canggih senilai ratusan juta pound ke Ukraina dalam beberapa bulan terakhir, termasuk ribuan rudal anti-tank.
Awal bulan ini, London mengumumkan bahwa mereka akan mengirim 120 kenadaraan pengangkut pasukan lapis baja Mastiff dan meriam ringan derek 105mm.
Lihat Juga :