Ekstremis Yahudi Ingin Bekurban di Situs Suci Temple Mount, Yerusalem Memanas

Kamis, 14 April 2022 - 15:07 WIB
“Kami akan mempertahankan status quo di tempat-tempat suci dan tidak akan membiarkan gangguan apa pun terhadap keamanan dan ketertiban umum di Yerusalem atau di mana pun,” lanjut dia.

Pemimpin Hamas Gaza Yahya Sinwar dijadwalkan menjadi tuan rumah pertemuan faksi-faksi perlawanan Gaza pada hari Rabu untuk membahas kemungkinan tanggapan terhadap meningkatnya ketegangan antara Israel dan Palestina.

"Faksi dijadwalkan untuk membahas ancaman Zionis untuk menyerang Masjid Al-Aqsa pada hari Jumat dan melakukan pengorbanan, di antara isu-isu lainnya," seorang sumber senior Hamas kepada Safa News.

Pejabat Hamas Zaher Jabareen mengatakan kelompoknya telah memberi tahu para mediator bahwa Israel "bermain dengan api" dengan rencana "agresi" di Yerusalem dan terhadap Masjid Al-Aqsa.

“Ini adalah garis merah dan bermain dengan api, dan Palestina tidak dapat menerima itu,” kata Jabareen.

Pejabat senior Jihad Islam Khadr Habib mengatakan kelompoknya akan bersatu untuk mengatasi masalah ini.

“Posisi faksi akan menjadi kuat. Semua orang akan mendukung keputusan yang dikeluarkan,” kata Habib.

Hamas telah memasukkan masalah pengorbanan yang direncanakan kelompok eksremis Yahudi dalam beberapa pernyataan selama seminggu terakhir, termasuk dalam sebuah pernyataan yang memuji serangan teror mematikan di Tel Aviv.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!