Biden Sebut Putin Jagal Tak Layak Berkuasa, Macron Tak Setuju

Senin, 28 Maret 2022 - 10:50 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron tak setuju dengan Presiden AS Joe Biden yang menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin jagal yang tak layak untuk tetap berkuasa. Foto/REUTERS/Johanna Geron
PARIS - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden terang-terangan menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin jagal atas perangnya di Ukraina. Presiden Prancis Emmanuel Macron tidak setuju dengan penggunaan kata-kata yang malah meningkatkan eskalasi.

Biden saat berada di Warsawa, selain menyebut orang nomor satu Rusia dengan sebutan jagal, juga menilainya tidak layak untuk tetap berkuasa.



"Saya tidak akan menggunakan kata-kata seperti itu karena saya terus berdiskusi dengan Presiden Putin," kata Macron di saluran televisi France 3, sebagaimana dikutip Reuters, Senin (28/3/2022).

Gedung Putih telah mengklarifikasi pernyataan Biden bahwa ucapan sang presiden tidak mewakili perubahan dalam kebijakan Washington dan dimaksudkan untuk mempersiapkan negara-negara demokrasi dunia untuk konflik yang berkepanjangan, bukan mendukung perubahan rezim di Rusia.

Baca juga: Ukraina Siap Penuhi Syarat Utama untuk Akhiri Perang dengan Rusia

"Kami ingin menghentikan perang yang telah diluncurkan Rusia di Ukraina tanpa eskalasi—itulah tujuannya," lanjut Macron, mencatat tujuannya adalah untuk mendapatkan gencatan senjata dan penarikan pasukan melalui cara diplomatik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!