Media Inggris Sebut Prospek FSB Rusia Mengudeta Putin Tumbuh Setiap Minggu

Sabtu, 26 Maret 2022 - 10:45 WIB
“Selama 20 tahun, Putin menciptakan stabilitas di Rusia. Petugas FSB, polisi, jaksa negara—orang-orang di dalam sistem—dapat menjalani kehidupan yang baik,” katanya.

“Tapi sekarang semua itu sudah hilang. Mereka mengakui bahwa perang ini adalah bencana bagi ekonomi, bagi kemanusiaan. Mereka tidak ingin kembali ke [era] Uni Soviet."

“Untuk setiap minggu dan setiap bulan perang ini berlanjut, kemungkinan pemberontakan oleh mereka yang berada di dinas keamanan meningkat," lanjut dia.

Osechkin mengatakan sumbernya mengambil "risiko yang sangat besar" dengan mengiriminya surat, mengingat intoleransi brutal rezim Putin terhadap perbedaan pendapat.

Ini terjadi di tengah penilaian terbaru dari intelijen Inggris, yang percaya bahwa Rusia telah menderita kerugian yang cukup besar di Ukraina sehingga sekarang ingin memobilisasi tentara cadangan dan wajib militernya, bersama dengan perusahaan militer swasta dan tentara bayaran asing.

“Tidak jelas bagaimana kelompok-kelompok ini akan berintegrasi ke dalam pasukan darat Rusia di Ukraina, dan dampaknya terhadap efektivitas tempur,” kata intelijen Inggris, yang dilansir Sabtu (26/3/2022).

Inggris juga melontarkan kemungkinan bahwa pasukan Rusia "dikepung" di sekitar Kyiv, setelah gagal dalam tujuan awal mereka untuk mengepung kota itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!