3 Negara Non-Eropa yang Masuk NATO, Nomor 2 Dianggap Kekuatan Islam
Sabtu, 26 Maret 2022 - 06:15 WIB
Karena itu, negara yang berada di benua Amerika ini memainkan peran utama dalam pembentukan struktur militer terintegrasi NATO.
Pembentukan NATO dilandaskan pada Perjanjian Washington (dikenal pula sebagai Pakta Atlantik Utara).
Isi perjanjian itu mengikat setiap negara anggota untuk bersama dan berbagi tanggung jawab, manfaat, serta risiko atas pertahanan kolektif mereka.
Amerika Serikat melalui NATO semakin memperluas pengaruhnya hingga Eropa Timur dan Tengah.
2. Turki
Turki merupakan negara yang daratannya lebih dominan berada Benua Asia dibandingkan di Eropa. Perbandingannya, 95% di Asia dan 5% di Eropa.
Turki bergabung dengan NATO pada 18 Februari 1952. Bergabungnya Turki dengan NATO membuat keamanan negara ini terjamin, di samping juga memperkuat identitas Baratnya.
Turki merupakan negara sekutu yang kuat karena lokasinya yang strategis di sisi tenggara aliansi dan memiliki militer yang kuat.
Pembentukan NATO dilandaskan pada Perjanjian Washington (dikenal pula sebagai Pakta Atlantik Utara).
Isi perjanjian itu mengikat setiap negara anggota untuk bersama dan berbagi tanggung jawab, manfaat, serta risiko atas pertahanan kolektif mereka.
Amerika Serikat melalui NATO semakin memperluas pengaruhnya hingga Eropa Timur dan Tengah.
2. Turki
Turki merupakan negara yang daratannya lebih dominan berada Benua Asia dibandingkan di Eropa. Perbandingannya, 95% di Asia dan 5% di Eropa.
Turki bergabung dengan NATO pada 18 Februari 1952. Bergabungnya Turki dengan NATO membuat keamanan negara ini terjamin, di samping juga memperkuat identitas Baratnya.
Turki merupakan negara sekutu yang kuat karena lokasinya yang strategis di sisi tenggara aliansi dan memiliki militer yang kuat.
Lihat Juga :