Masih Butuh Gas Moskow, Erdogan Tolak Jatuhkan Sanksi ke Rusia
Jum'at, 25 Maret 2022 - 20:10 WIB
Erdogan mengatakan dia akan mengadakan panggilan telepon terpisah dengan rekan-rekannya dari Ukraina dan Rusia dalam beberapa hari mendatang untuk mengevaluasi KTT NATO.
Turki, yang merupakan anggota NATO, berbagi perbatasan laut dengan Ukraina dan Rusia di Laut Hitam, memiliki hubungan baik dengan keduanya.
Erdogan telah menawarkan untuk menengahi konflik. Meski mendukung Ukraina dan mengkritik Rusia, Ankara menentang sanksi terhadap Moskow.
“Kami membeli hampir setengah dari gas alam yang kami gunakan dari Rusia. Secara terpisah, kami membuat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Akkuyy dengan Rusia. Kami tidak bisa mengesampingkan ini,” kata Erdogan.
“Jadi tidak ada yang bisa dilakukan di sini. Kita harus menjaga kepekaan kita terhadap masalah ini. Pertama, saya tidak bisa meninggalkan orang-orang saya di musim dingin yang dingin. Kedua, saya tidak bisa menghentikan industri kami. Ini harus kita pertahankan,” imbuh dia.
Turki, yang merupakan anggota NATO, berbagi perbatasan laut dengan Ukraina dan Rusia di Laut Hitam, memiliki hubungan baik dengan keduanya.
Erdogan telah menawarkan untuk menengahi konflik. Meski mendukung Ukraina dan mengkritik Rusia, Ankara menentang sanksi terhadap Moskow.
“Kami membeli hampir setengah dari gas alam yang kami gunakan dari Rusia. Secara terpisah, kami membuat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Akkuyy dengan Rusia. Kami tidak bisa mengesampingkan ini,” kata Erdogan.
“Jadi tidak ada yang bisa dilakukan di sini. Kita harus menjaga kepekaan kita terhadap masalah ini. Pertama, saya tidak bisa meninggalkan orang-orang saya di musim dingin yang dingin. Kedua, saya tidak bisa menghentikan industri kami. Ini harus kita pertahankan,” imbuh dia.
(min)
Lihat Juga :