AS Serukan Taliban Buka Kembali Sekolah Perempuan di Afghanistan

Jum'at, 25 Maret 2022 - 12:43 WIB
Mereka meminta Taliban, yang merebut kekuasaan pada Agustus lalu ketika pasukan AS menarik diri dari negara itu, untuk "segera membatalkan keputusan ini, yang akan memiliki konsekuensi jauh melampaui kerugiannya bagi gadis-gadis Afghanistan".

"Jika tidak dibalik, itu akan sangat merusak prospek Afghanistan untuk kohesi sosial dan pertumbuhan ekonomi," kata mereka.

Baca: Taliban Janji Buka Sekolah untuk Anak Perempuan Pekan Depan

Pemerintah Norwegia bersikeras bahwa mereka menempatkan "tuntutan nyata" pada Taliban dan bahwa pembicaraan di Oslo sama sekali bukan legitimasi gerakan, kepala Dewan Pengungsi Norwegia mengatakan pada saat itu bahwa pencabutan sanksi terhadap Taliban merupakan langkah penting dalam upaya menyelamatkan nyawa di Afghanistan.

Keputusan Taliban untuk menutup sekolah bagi anak perempuan terjadi setelah pertemuan Selasa malam oleh pejabat senior di kota selatan Kandahar, pusat kekuatan de facto gerakan itu dan jantung spiritual konservatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!