Iran Berhasil Luncurkan Satelit Militer Kedua ke Orbit

Rabu, 09 Maret 2022 - 14:40 WIB
Baca: Aktivis Iran Menghilang Setelah Mengkritik RUU Internet

Sekutu Barat di Timur Tengah, yang dipimpin oleh Israel, telah menyatakan keprihatinan tentang kebangkitan kembali kesepakatan yang dapat melibatkan pencabutan sanksi dari Iran. Perkembangan nuklir negara itu, program rudal balistik serta dukungan untuk proxy di Timur Tengah menjadi perhatian utama.

AS telah menuduh peluncuran satelit Iran menentang resolusi Dewan Keamanan PBB dan telah meminta Teheran untuk tidak melakukan kegiatan yang berkaitan dengan rudal balistik yang mampu mengirimkan senjata nuklir.

Iran, yang telah lama mengatakan tidak mencari senjata nuklir, sebelumnya menyatakan bahwa peluncuran satelit dan uji roketnya tidak memiliki komponen militer. Badan intelijen AS dan Badan Energi Atom Internasional mengatakan Iran meninggalkan program nuklir militer terorganisir pada tahun 2003.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!