Serangan Udara Rusia Hancurkan Pabrik Roti di Kiev, 13 Tewas
Selasa, 08 Maret 2022 - 03:01 WIB
Baca: WHO: 7 Layanan Kesehatan Ukraina Terkena Serangan Sejak Invasi Rusia Dimulai
Reuters tidak dapat memverifikasi serangan toko roti tersebut. Namun, Zelenskiy yang berbicara melalui panggilan zoom dengan kelompok Yahudi di Amerika Serikat, mengatakan: "Toko roti dihilangkan. Dan ini terjadi di berbagai kota."
Sementara di Kharkiv, polisi mengatakan 10 orang lagi tewas selama sehari terakhir, menjadikan total korban tewas di sana dari pemboman Rusia menjadi 143 sejak dimulainya invasi.
Jumlah korban tewas terus bertambah, meski ada upaya ketiga negosiasi untuk meredakan pertumpahan darah pada pembicaraan di Belarus. Seorang negosiator Ukraina mengatakan, meskipun kemajuan kecil dalam menyetujui logistik untuk evakuasi warga sipil telah dibuat, sebagian besar tetap tidak berubah.
"Sampai sekarang, tidak ada hasil yang secara signifikan memperbaiki situasi," kata Mykhailo Podolyak dalam sebuah pernyataan video, sementara negosiator Rusia Vladimir Medinsky, mengatakan kepada wartawan bahwa pembicaraan itu "tidak mudah". “Kami berharap mulai besok koridor-koridor ini akhirnya bisa berfungsi,” katanya.
Reuters tidak dapat memverifikasi serangan toko roti tersebut. Namun, Zelenskiy yang berbicara melalui panggilan zoom dengan kelompok Yahudi di Amerika Serikat, mengatakan: "Toko roti dihilangkan. Dan ini terjadi di berbagai kota."
Sementara di Kharkiv, polisi mengatakan 10 orang lagi tewas selama sehari terakhir, menjadikan total korban tewas di sana dari pemboman Rusia menjadi 143 sejak dimulainya invasi.
Jumlah korban tewas terus bertambah, meski ada upaya ketiga negosiasi untuk meredakan pertumpahan darah pada pembicaraan di Belarus. Seorang negosiator Ukraina mengatakan, meskipun kemajuan kecil dalam menyetujui logistik untuk evakuasi warga sipil telah dibuat, sebagian besar tetap tidak berubah.
"Sampai sekarang, tidak ada hasil yang secara signifikan memperbaiki situasi," kata Mykhailo Podolyak dalam sebuah pernyataan video, sementara negosiator Rusia Vladimir Medinsky, mengatakan kepada wartawan bahwa pembicaraan itu "tidak mudah". “Kami berharap mulai besok koridor-koridor ini akhirnya bisa berfungsi,” katanya.
(esn)
Lihat Juga :