Korsel Desak Korut Tahan Diri dan Kembali ke Meja Perundingan
Senin, 15 Juni 2020 - 18:14 WIB
Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in mendesak Korea Utara (Korut) untuk menahan diri dari meningkatkan ketegangan dan kembali ke dialog. Foto/REUTERS
SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in mendesak Korea Utara (Korut) untuk menahan diri dari meningkatkan ketegangan dan kembali ke dialog. Desakan ini datang setelah Korut mengancam akan memutus hubungan dan bahkan mengambil tindakan militer terhadap Korsel.
"Janji-janji perdamaian di semenanjung Korea yang dibuat oleh pemimpin Kim Jong Un terhadap warga kami tidak dapat ditarik kembali," ucap Moon, merujuk pada pakta yang dibuat pada pertemuan puncak kedua pemimpin pada tahun 2018.
( Baca juga: Gara-gara Pembelot, Korut Ancam Kerahkan Militer ke Korsel )
"Korut seharusnya tidak memotong komunikasi, meningkatkan ketegangan dan mencoba untuk kembali ke era konfrontasi masa lalu. "Saya berharap ini akan menyelesaikan masalah yang tidak nyaman dan sulit melalui komunikasi dan kerja sama," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (15/6/2020).
"Janji-janji perdamaian di semenanjung Korea yang dibuat oleh pemimpin Kim Jong Un terhadap warga kami tidak dapat ditarik kembali," ucap Moon, merujuk pada pakta yang dibuat pada pertemuan puncak kedua pemimpin pada tahun 2018.
( Baca juga: Gara-gara Pembelot, Korut Ancam Kerahkan Militer ke Korsel )
"Korut seharusnya tidak memotong komunikasi, meningkatkan ketegangan dan mencoba untuk kembali ke era konfrontasi masa lalu. "Saya berharap ini akan menyelesaikan masalah yang tidak nyaman dan sulit melalui komunikasi dan kerja sama," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (15/6/2020).
Lihat Juga :