Balas Sanksi, Pesawat Inggris Dilarang Melintasi Wilayah Udara Rusia
Jum'at, 25 Februari 2022 - 22:31 WIB
Baca juga: Pasukan Khusus Rusia Menembus Ibu Kota Ukraina, Presiden Zelensky Sembunyi Takut Diculik
“Langkah ini diambil sesuai ketentuan Perjanjian Layanan Udara Antar Pemerintah antara Rusia dan Inggris sebagai tanggapan atas tindakan tidak bersahabat oleh otoritas penerbangan Inggris terkait pembatasan penerbangan reguler pesawat yang dimiliki, disewa, atau dioperasikan oleh orang yang terkait dengan Rusia atau terdaftar di Rusia," papar badan tersebut.
Baca juga: Rusia Bombardir 33 Situs Sipil Ukraina dalam 24 Jam, 2 Anak Tewas
Badan tersebut mencatat Moskow telah mengirim proposal ke London untuk mengadakan konsultasi mengenai penerbangan antar negara. Badan itu mencatat bahwa proposal itu ditolak.
Penolakan Inggris untuk bernegosiasi telah mendorong Rusia mengambil tindakan balas dendam, "Sesuai dengan ketentuan perjanjian antar pemerintah tentang lalu lintas udara antara Rusia dan Inggris."
Maskapai utama dan terbesar Rusia, Aeroflot (Russian Airlines), menjadi sasaran dalam paket terbaru sanksi Inggris.
“Langkah ini diambil sesuai ketentuan Perjanjian Layanan Udara Antar Pemerintah antara Rusia dan Inggris sebagai tanggapan atas tindakan tidak bersahabat oleh otoritas penerbangan Inggris terkait pembatasan penerbangan reguler pesawat yang dimiliki, disewa, atau dioperasikan oleh orang yang terkait dengan Rusia atau terdaftar di Rusia," papar badan tersebut.
Baca juga: Rusia Bombardir 33 Situs Sipil Ukraina dalam 24 Jam, 2 Anak Tewas
Badan tersebut mencatat Moskow telah mengirim proposal ke London untuk mengadakan konsultasi mengenai penerbangan antar negara. Badan itu mencatat bahwa proposal itu ditolak.
Penolakan Inggris untuk bernegosiasi telah mendorong Rusia mengambil tindakan balas dendam, "Sesuai dengan ketentuan perjanjian antar pemerintah tentang lalu lintas udara antara Rusia dan Inggris."
Maskapai utama dan terbesar Rusia, Aeroflot (Russian Airlines), menjadi sasaran dalam paket terbaru sanksi Inggris.
Lihat Juga :