Pangeran Charles Inggris Positif COVID-19 untuk Kedua Kalinya
Kamis, 10 Februari 2022 - 20:33 WIB
Pangerann Charles dari Kerajaan Inggris tertular COVID-19 untuk kedua kalinya, Kamis (10/2/2022). Foto/Tristan Fewings/Pool via REUTERS
LONDON - Pangeran Charles dari Kerajaan Inggris telah dites positif COVID-19 . Ini merupakan yang kedua kalinya, pewaris takhta Inggris tersebut tertular penyakit itu.
Charles (73) dijadwalkan menghadiri sebuah acara di Winchester, di barat daya Inggris, untuk menandai peringatan 70 tahun aksesi ibunya; Ratu Elizabeth II. "Sangat kecewa, dia tidak bisa lagi hadir," kata kantornya, Clarence House, yang mengonfirmasi tes COVID-19 sang pangeran, Kamis (10/2/2022).
"Pagi ini Prince of Wales telah dites positif COVID-19 dan sekarang mengisolasi diri," lanjut kantor tersebut dalam sebuah pernyataan di Twitter yang dikutip Rueters.
Baca juga: PM Inggris soal Krisis Ukraina: Beberapa Hari ke Depan Momen Paling Berbahaya
Tidak ada komentar langsung tentang kondisinya atau kapan terakhir kali dia melihat ibunya yang berusia 95 tahun.
Pada hari Rabu, Pangeran Charles menghadiri resepsi untuk British Asian Trust di mana foto menunjukkan dia mengobrol dengan tamu lain termasuk Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak.
Charles (73) dijadwalkan menghadiri sebuah acara di Winchester, di barat daya Inggris, untuk menandai peringatan 70 tahun aksesi ibunya; Ratu Elizabeth II. "Sangat kecewa, dia tidak bisa lagi hadir," kata kantornya, Clarence House, yang mengonfirmasi tes COVID-19 sang pangeran, Kamis (10/2/2022).
"Pagi ini Prince of Wales telah dites positif COVID-19 dan sekarang mengisolasi diri," lanjut kantor tersebut dalam sebuah pernyataan di Twitter yang dikutip Rueters.
Baca juga: PM Inggris soal Krisis Ukraina: Beberapa Hari ke Depan Momen Paling Berbahaya
Tidak ada komentar langsung tentang kondisinya atau kapan terakhir kali dia melihat ibunya yang berusia 95 tahun.
Pada hari Rabu, Pangeran Charles menghadiri resepsi untuk British Asian Trust di mana foto menunjukkan dia mengobrol dengan tamu lain termasuk Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak.
Lihat Juga :