Pria Palestina Tewas setelah Diserang Tentara Israel, Dia Ternyata Warga AS
Kamis, 13 Januari 2022 - 13:19 WIB
Baca juga: AS Sanksi Perusahaan Rusia Terkait Program Rudal Korea Utara
"Divisi Reserse Kriminal Polisi Militer sedang meninjau insiden itu, yang pada akhirnya temuan akan ditransfer ke Korps Advokat Jenderal Militer," papar pernyataan militer Israel.
“As'ad adalah mantan penduduk Milwaukee, Wisconsin, yang tinggal di Amerika Serikat selama beberapa dekade dan kembali ke Tepi Barat 10 tahun lalu,” ungkap saudaranya kepada Reuters.
Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Ned Price mengatakan kepada wartawan, "Kami mendukung penyelidikan menyeluruh atas keadaan tersebut."
Dia menjelaskan, Departemen Luar Negeri AS telah menyatakan belasungkawa kepada keluarga dan menawarkan memberikan bantuan konsuler.
Keluarga As'ad menunda pemakaman hingga Kamis untuk memungkinkan pemeriksaan mayat.
Islam Abu Zaher, dokter lokal yang mengatakan dia telah mencoba menyadarkan As'ad tetapi tidak menemukan denyut nadi, mengatakan tidak ada tanda-tanda cedera yang jelas dan penyebab kematiannya tidak jelas.
"Ada kemungkinan dia mengalami serangan jantung atau panik," papar Abu Zaher kepada Reuters.
"Divisi Reserse Kriminal Polisi Militer sedang meninjau insiden itu, yang pada akhirnya temuan akan ditransfer ke Korps Advokat Jenderal Militer," papar pernyataan militer Israel.
“As'ad adalah mantan penduduk Milwaukee, Wisconsin, yang tinggal di Amerika Serikat selama beberapa dekade dan kembali ke Tepi Barat 10 tahun lalu,” ungkap saudaranya kepada Reuters.
Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Ned Price mengatakan kepada wartawan, "Kami mendukung penyelidikan menyeluruh atas keadaan tersebut."
Dia menjelaskan, Departemen Luar Negeri AS telah menyatakan belasungkawa kepada keluarga dan menawarkan memberikan bantuan konsuler.
Keluarga As'ad menunda pemakaman hingga Kamis untuk memungkinkan pemeriksaan mayat.
Islam Abu Zaher, dokter lokal yang mengatakan dia telah mencoba menyadarkan As'ad tetapi tidak menemukan denyut nadi, mengatakan tidak ada tanda-tanda cedera yang jelas dan penyebab kematiannya tidak jelas.
"Ada kemungkinan dia mengalami serangan jantung atau panik," papar Abu Zaher kepada Reuters.
Lihat Juga :