Rudal Hipersonik China Diklaim Mampu Jatuhkan Jet Siluman F-22 AS dalam Hitungan Detik

Senin, 03 Januari 2022 - 11:02 WIB
Menurut para peneliti dari program homing inframerah hipersonik National University of Defense Technology, mereka telah memproduksi senjata hipersonik generasi berikutnya dengan kemajuan pelacak inframerah.

Senjata seperti itu, kata mereka, mungkin tidak dimiliki militer AS hingga tahun 2025.

Menurut mereka, kemampuan "mencari panas" memungkinkan rudal hipersonik China untuk menargetkan hampir semua target dengan akurasi dan kecepatan yang luar biasa, termasuk pesawat tempur siluman, kapal induk, dan bahkan kendaraan yang bergerak di jalan.

Menurut penelitian mereka yang dikutip oleh South China Morning Post, ilmuwan utama Profesor Yi Shihe mengeklaim dalam makalah ilmiah yang diterbitkan bulan lalu bahwa China telah membuat "serangkaian terobosan teknologi inti yang terbukti efektif dalam pengujian".

Prestasi tersebut merupakan tantangan karena kecepatan rudal itu sendiri menghasilkan panas yang dapat mengganggu sistem deteksi.

Rudal hipersonik dapat mencapai kecepatan hingga 21.000 mph dan dapat menyerang di mana saja di Bumi dari luar angkasa dalam beberapa detik hingga menit.

Selain itu, menurut Angkatan Udara AS, rudal pencari panas telah menembak jatuh sekitar 90% dari semua pesawat yang hilang selama tahun 1980-an, dan pesawat tempur siluman seperti F-22 bisa menjadi target potensial karena bahan pelapisnya mudah panas dalam penerbangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!